web analytics
  

BPOM: Susu Kental Manis Adalah Susu

Jumat, 26 Oktober 2018 18:29 WIB Andri Ridwan Fauzi
Umum - Nasional, BPOM: Susu Kental Manis Adalah Susu, susu kental manis, BPOM

Ilustrasi. (pixabay.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Polemik susu kental manis (SKM) berakhir setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan aturan label pangan olahan, termasuk di dalamnya mengatur susu kental manis (SKM). Berdasarkan aturan yang baru tersebut, BPOM mempertegas posisi SKM sebagai salah satu kategori produk susu serta ketentuan-ketentuan penggunaannya.  

Peraturan Kepala (Perka) BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan ini merupakan revisi Peraturan BPOM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan. 

"Selama ini peraturan tentang label mungkin agak membingungkan karena berada di banyak tempat, hari ini disatukan dalam satu Perka BPOM," kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam acara sosialisasi peraturan label pangan olahan di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Aturan ini sekaligus memperjelas ketentuan label produk susu kental manis. Dalam aturan yang baru, BPOM kembali menegaskan bahwa susu kental manis merupakan kategori produk susu. Hal ini sesuai aturan yang sudah berlaku selama ini baik secara nasional maupun internasional. Beberapa waktu terakhir, sebagian pihak menggulirkan pernyataan yang berupaya mengaburkan posisi SKM dengan menyatakan produk ini bukan susu atau tidak memiliki kandungan susu. 

Menurut Penny, adanya peraturan BPOM yang baru diharapkan bisa meluruskan informasi yang simpang siur sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar. 

"Susu kental manis itu aman tapi bukan sebagai pengganti ASI," ujarnya.

Perka BPOM Nomor 31/2018 mewajibkan produsen mencantumkan beberapa hal pada label susu kental manis agar masyarakat dapat memanfaatkan produk ini sesuai fungsinya. Pada label SKM, produsen wajib mencantumkan keterangan bahwa “SKM tidak untuk menggantikan air susu ibu (ASI), tidak cocok untuk bayi sampai usia 12 bulan, serta tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi”. 

Ketentuan-ketentuan dalam label kemasan SKM tersebut lebih tegas dan lebih detail dibandingkan aturan sebelumnya di mana label SKM hanya diwajibkan mencantumkan kalimat “tidak cocok untuk untuk bayi sampai usia 12 bulan”. 

Aturan label yang lebih ketat itu dibuat untuk menghindari penggunaan SKM oleh masyarakat sebagai pengganti ASI. Padahal, bayi pada usia tertentu sangat membutuhkan ASI yang tidak bisa digantikan oleh kategori produk susu manapun.

Dijelaskan, dengan terbitnya Perka No 31/2018 sekaligus menganulir Surat Edaran Nomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya yang dikeluarkan pada 22 Mei 2018. Menurutnya, setelah Perka BPOM terbit maka surat edaran tersebut sudah tidak berlaku lagi.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Tetty Helfery Sihombing menambahkan, BPOM akan terus melakukan sosialisasi Perka BPOM Nomor 31/2018 kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan di industri susu dan produk olahan susu. Sosialisasi dilakukan sekaligus untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi seimbang bagi tubuh. 

"Kami ada bagian yang khusus untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat," ungkap Tetty.

Dia berharap produsen susu kental manis dan produk pangan lain dapat secepatnya mengikuti ketentuan-ketentuan baru terkait label. Sesuai Perka BPOM yang baru, produsen diberikan masa transisi selama 30 bulan setelah aturan terbit agar produk yang sekarang beredar menyesuaikan dengan ketentuan label yang baru. Bagi produk baru akan langsung mengikuti peraturan ini. "Kami akan dorong pelaku industri untuk menerapkan aturan ini," kata Tetty.

Dengan adanya aturan label dan iklan SKM yang ketat, Tetty berharap masyarakat dapat memanfaatkan susu kental manis sesuai fungsi yang semestinya. Menurutnya, SKM aman dikonsumsi oleh siapa saja sepanjang tidak dipergunakan sebagai pengganti ASI. Selain itu masyarakat, harus diedukasi agar mau membaca label produk agar bisa mendapatkan informasi secara benar.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

terbaru

Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang

Nasional Rabu, 21 April 2021 | 04:30 WIB

Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang

Umum - Nasional, Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang, Tanaman Porang,Harga jual tanaman porang,ekspor porang Indonesia,porang,manfaat tanaman porang

3 Tips Redakan Perselisihan Rumah Tangga Secara Internal

Nasional Rabu, 21 April 2021 | 01:41 WIB

Seseorang sejak menikah akan menjalani peran baru, entah sebagai suami atau istri. Hubungan antara suami dan istri pun s...

Umum - Nasional, 3 Tips Redakan Perselisihan Rumah Tangga Secara Internal, masalah rumah tangga,cara redakan masalah rumah tangga,Tips Pernikahan,pernikahan awet

Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkirakan Hanya Ganti 3 Menteri

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 22:06 WIB

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memprediksi bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden...

Umum - Nasional, Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkirakan Hanya Ganti 3 Menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Reshuffle Kabinet,Jokowi Reshuffle Kabinet,Jokowi Ganti Menteri,Jokowi Copot Menteri,Prediksi Reshuffle Kabinet

Ini Jalur Agar Pekerja Seni Ingin Dapat Vaksinasi COVID-19

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 21:56 WIB

Pemerintah kini tengah mengadakan vaksinasi COVID-19 nasional untuk pekerja seni dan ekonomi kreatif.

Umum - Nasional, Ini Jalur Agar Pekerja Seni Ingin Dapat Vaksinasi COVID-19, Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Pekerja Seni,Vaksinasi Budayawan,Vaksinasi Pekerja Ekonomi Kreatif

Polisi Sudah Tahu Lama Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam, Kok Bisa?

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 19:36 WIB

Kepolisian Indonesia sudah tahu konten Jozeph Paul Zhang hina Islam di YouTube. Tapi polisi baru bergerak menangkap Joze...

Umum - Nasional, Polisi Sudah Tahu Lama Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam, Kok Bisa?, Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam,Video Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang,siapa  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang Diburu Polri,Jozeph Paul Zhang Diburu Interpol,akun youtube  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang hina Islam

Satgas Covid-19 Sebut Stok Vaksin di Indonesia Menipis

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 18:41 WIB

Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia disebut semakin menipis. Jumlah dosis vaksin yang tersedia tidak sesuai dengan targ...

Umum - Nasional, Satgas Covid-19 Sebut Stok Vaksin di Indonesia Menipis, Stok Vaksin di Indonesia Menipis,Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia menipis,vaksin Covid-19 di Indonesia,Jumlah dosis vaksin,target vaksinasi pemerintah,produksi vaksin dari bahan baku,pengembangan vaksin di dalam negeri,mengejar target vaksinasi

Catat! Ini Materi Soal CPNS 2021 dan Kisi-Kisi PPPK 2021

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 17:41 WIB

Bagi Anda yang berminat mengikuti seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 sebaiknya mempersiapkan diri sejak sekarang dan belaj...

Umum - Nasional, Catat! Ini Materi Soal CPNS 2021 dan Kisi-Kisi PPPK 2021, Materi Soal CPNS 2021,Kisi-Kisi PPPK 2021,seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021,seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil,CPNS,Pendaftaran CPNS,Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),seleksi CPNS dan PPPK,Tahap seleksi CPNS dan PPPK,kisi-kisi soal CPNS dan

Mengenang Proklamasi Kemerdekaan di Bulan Ramadan

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 15:23 WIB

Banyak peristiwa bersejarah terjadi selama Ramadan, termasuk proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Umum - Nasional, Mengenang Proklamasi Kemerdekaan di Bulan Ramadan, Proklamasi Kemerdekaan RI,Proklamasi RI Ramadan,Ramadan 2021,Sejarah Ramadan,Proklamasi Ramadan

artikel terkait

dewanpers