web analytics
  

Meditasi Selama 10 Menit Bisa Kurangi Kecemasan

Jumat, 19 Oktober 2018 08:14 WIB Nur Khansa Ranawati
Gaya Hidup - Sehat, Meditasi Selama 10 Menit Bisa Kurangi Kecemasan, Meditasi, Kecemasan

Ilustrasi meditasi. (unsplash)

NEW YORK, AYOBANDUNG.COM--Dua penelitian terbaru menyatakan 10 menit berjalan cepat dan bermeditasi dapat meningkatkan kebahagiaan. Selain itu, meditasi dinilai mampu mengurangi kecemasan dibanding berjalan cepat. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Health Promotion Perspectives mengetes dampak berjalan kaki dan meditasi terhadap suasana hati pada responden yang rata-rata berusia 21 tahun. 

Penelitian tersebut membandingkan dampak dari 10 menit jalan cepat, meditasi, dan duduk diam, serta mengukur tiga area suasana hati: depresi, marah, dan lelah. 

AYO BACA : 5 Kebiasaan Orang Sukses di Senin Pagi

Hasilnya menunjukkan bahwa 10 menit melakukan meditasi signifikan mengurangi keseluruhan skor depresi, marah, dan lelah. 

"Berjalan cepat juga mampu mengurangi rasa kelelahan," ungkap psikiater dan terapis asal New York, Marlynn Wei, sebagaimana dikutip dari Pyschology Today, Jumat (19/10/18).

Penelitian lainnya yang dipublikasikan dalam American Journal of Health Promotion menunjukan meditasi adalah kunci terpenting mengatasi kecemasan. Peneliti mengukur kadar kecemasan pada responden dengan rata-rata usia 21 tahun. Hasilnya, 10 menit bermeditasi tanpa tambahan olahraga atau hal lainnya sudah berpengaruh mengurangi cemas.

AYO BACA : Insomnia? Tonton Film Paling Membosankan dan Bikin Ngantuk Ini

Meski demikian, hanya berjalan kaki atau berjalan cepat saja dinilai kurang signifikan terhadap pengurangan cemas.

Penelitian tersebut menyarankan, bila seseorang cemas atau sedih, kombinasi dari jalan cepat dan meditasi selama 10 menit dapat membantu meregulasi suasana hati menjadi lebih cerah.

Bagi yang belum terbiasa, meditasi dapat terdengar aneh. Tidak jarang orang menganggap dalam bermeditasi, pikiran harus "kosong" dan harus dilakukan di tempat sepi sambil duduk--bahkan bersila. Padahal, tidak harus seperti itu. 

"Kuncinya adalah dengan menyadari perasaan cemas tersebut, 'persilakan' mereka pergi, atau alihkan fokus pikiran terhadap satu titik, seperti pada napas," ungkap Marlynn. 

AYO BACA : Sepuluh Cara Bersantai Sepulang Bekerja

Editor: Andres Fatubun
dewanpers