web analytics
  

Disparbud Ciptakan Aplikasi Android untuk Kawasan Budaya Sabilulungan

Senin, 15 Oktober 2018 14:51 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Disparbud Ciptakan Aplikasi Android untuk Kawasan Budaya Sabilulungan, aplikasi android, pariwisata Kabupaten Bandung, Kawasan Budaya Sabilulungan

Ilustrasi. (pixabay.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung akan membuat aplikasi berbasis android untuk meningkatkan kunjungan ke Kawasan Budaya Sabilulungan.

Kepala Bidang Promosi Disparbud Kabupaten Bandung, Vena Andriawan mengatakan sektor pariwisata menjadi sumber devisa terbesar kedua setelah migas. Namun bagi pemerintah daerah, sektor tersebut tidak memiliki kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mengingat destinasi wisata sebagian besar milik BUMN.

Makanya kami membuat destinasi buatan. Kawasan Budaya Sabilulungan, tutur Vena, Senin (15/10/2018).

Kawasan Budaya Sabilulungan, mempunyai sejumlah tempat yang bisa dijadikan pariwisata, seperti Puseur Elmu atau Sains Center yang terdapat pelbagai destinasi di antaranya bioskop 4D. Selain itu, terdapat juga Gedung Sabilulungan yang bisa berfungsi sebagai tempat pertunjukan musik, tari, teater dan seminar.

AYO BACA : Sabilulungan Gowes For Fun Lake To Lake Promosikan Panorama Kabupaten Bandung

Sampai sekarang PAD dari kawasan budaya sabilulungan mencapai Rp500 juta, ujarnya.

Untuk meningkatkan pendapatan dari Kawasan Budaya Sabilulungan, selain menambah fasilitas, Disparbud Kabupaten Bandung berencana membuat aplikasi berbasis android dan website.

Vena memamparkan, aplikasi sistem infotmasi budaya sabilulungan tersebut akan berisi informasi seperti jadwal kegiatan selama satu tahun, booking juga informasi keunggulan kawasan.

Rencananya aplikasi akan launching 22 November mendatang, ungkapnya.

Tidak hanya itu, promosi juga terus dilakukan seperti SMS blast dan LBa Sistem atau SMS yang otomatis dikirim ketika melintas di sekitar kawasan.

AYO BACA : 3.000 Warga Kabupaten Bandung Ikuti Sabilulumpat

Editor: Andri Ridwan Fauzi
dewanpers