web analytics
  

Batal Naik, Premium di SPBU Jalan BKR Tetap Diserbu Konsumen

Rabu, 10 Oktober 2018 18:59 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Antrean kendaraan di salah satu SPBU Jalan BKR, Selasa (10/10/2018).(Eneng Reni/ayobandung.com)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Kehebohan kabar kenaikan harga BBM jenis premium telah menyebar melalui media massa dan media sosial. Pasalnya pemerintah berencana menaikan harga premium, Rabu  (10/10/2018), pukul 18.00 WIB.

Namun demikian, rencana Menteri ESDM Ignasius Jonan tersebut dipastikan tertunda. Hal itu diakui salah satu petugas SPBU di Jalan BKR, Kota Bandung, Dadang (44).

Iya, enggak Jadi naik. Premium masih Rp6.550. Katanya sih ditunda dulu, ungkap Dadang saat ditemui ayobandung.com di sela pekerjaannya, Rabu (10/10/2018).

Meski tidak jadi mengalami kenaikan harga, rupanya stok premium di SPBU tersebut habis.

AYO BACA : Pemerintah Tunda Kenaikkan Harga Premium

Menurutnya, masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya sengaja berbondong membeli premium sebelum tahu kenaikan ditunda.

Iya, tadi sempat ada antrean panjang (di jalur premium) tapi kayaknya pas sudah tahu enggak jadi (naik), pada balik lagi, ujarnya.

Di sisi lain, pantauan ayobandung.com di lokasi tersebut, harga pertalite resmi mengalami kenaikan harga menjadi Rp7.800.

Di lain pihak, pemerintah kini menunda kebijakan menaikkan harga jenis premium menjadi Rp7.000 per liter ini lantaran menunggu kesiapan pihak PT Pertamina (Persero).

Sesuai arahan bapak presiden rencana kenaikan harga premium di Jamali menjadi Rp7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda dan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina, ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2018).

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers