web analytics
  

Kisah Sutopo yang Akhirnya Bertemu Jokowi

Jumat, 5 Oktober 2018 22:12 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Kisah Sutopo yang Akhirnya Bertemu Jokowi, Sutopo jokowi,bnpb,sutopo purwo,jokowi,bencana

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho untuk bertemu Presiden Jokowi akhirnya terwujud Jumat (5/10/2018).(Setkab)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM--Keinginan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho untuk bertemu Presiden Jokowi akhirnya terwujud. Pada Jumat (5/10/2018) siang, alumnus Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, diterima Presiden Jokowi selama sekitar 30 menit, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Ya, ini suatu nikmat yang sangat luar biasa. Hari ini saya bisa langsung berjumpa, bertatap muka langsung dengan Bapak Presiden, bisa bersalaman langsung dengan Bapak Presiden,” kata Sutopo yang didampingi Jokowi seperti dikutip situs resmi Setkab.

Sutopo yang akan memasuki usia 49 tahun pada 7 Oktober mendatang itu mengaku dirinya diberikan foto dengan tanda tangan langsung oleh Jokowi. “Ini adalah kado terindah saya menjelang ulang tahun besok tanggal 7 Oktober,” ucap Sutopo.

Dalam pertemuan tersebut, Sutopo yang tengah berjuang dengan penyakit kanker paru-paru, mengaku mendapat banyak nasihat dari Jokowi agar dalam menjalankan tugasnya menyesuaikan dengan kondisi tubuhnya.

“Ini adalah suatu hal yang membanggakan, sesuatu hal yang patut saya syukuri pada Allah Subhanahu ta’ala,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan apakah dalam pertemuan dengan Jokowi itu dirinya sempat membuat Vlog? Sutopo menjawab sempat. “Saya sempat foto selfie, saya sempat juga video, nanti saya sebarkan di sosial media,” tukasnya.

Menurut Sutopo dirinya mengagumi karakter Jokowi. Kekaguman itu muncul semenjak Jokowi menjadi Wali Kota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, di mana dirinya sempat berinteraksi.

“Pak presiden selalu berpikir diferensiasi, mencari hal yang berbeda, tidak suka birokrasi-birokrasi,” ungkap Sutopo. 

Sementara itu, Jokowi mengaku baru mengetahui bila Sutopo yang selalu memberikan informasi setiap ada bencana di tanah air di tengah perjuangan dirinya melawan sakit kanker paru-paru.

“Itu sangat memberikan sebuah penghargaan kepada sebuah pekerjaan, dedikasi terhadap sebuah pekerjaan yang sangat luar biasa,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, yang dilakukan oleh Sutopo itu sangat menginspirasi semuanya, bahwa dalam kondisi sedang sakit tetap masih mendedikasikan semangatnya untuk pekerjaan.

Sebelumnya dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, Jokowi menyampaikan kekagumannya karena dalam delapan tahun ini, setiap ada bencana, baik yang berkaitan dengan gempa, yang berkaitan dengan longsor, yang berkaitan dengan tsunami, berkaitan dengan kebakaran, Sutopo selalu tampil menginformasikan dengan cepat.

“Penjelasannya juga gamblang dan gampang diterima oleh masyarakat, dan informasi-informasi itu selalu disampaikan sehari tidak sekali, bisa 2 kali, 3 kali, 4 kali, 5 kali, sehingga informasi-informasi yang ada di lapangan itu selalu gamblang dan jelas,” ujarnya.

Mengenai masukan-masukan yang disampaikan Sutopo, Jokowi mengaku banyak, baik dalam bencana di Lombok maupun di Palu. “Saya kira banyak hal yang tadi disampaikan beliau kepada saya,” ucapnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers