web analytics
  

Belajar Hidup dari Falsafah Urang Sunda

Rabu, 26 September 2018 14:28 WIB Netizen Netizen
Netizen, Belajar Hidup dari Falsafah Urang Sunda, sunda,urang sunda,falsafah sunda

Ilustrasi Sunda.(budayajawa.id)

Kisah ini bermula di toko suvenir dibawah Patung Liberty, New York, Amerika Serikat dua puluh empat  tahun lalu.

Di antara belasan yang lalu lalang, saya melihat seseorang yang tipikal berwajah Sunda. Untuk memastikan, saya bertanya kepadanya, kenal dengan ontohod?

Ya, kenal atuh, katanya sambil tertawa. Rupanya dia memang orang Sunda yang sedang di Amerika Serikat untuk mengikuti kursus keuangan.

Ontohod hanya ada dalam angan untuk seseorang yang berlaku atau bertindak tidak sesuai kebiasaan. Definisi yang pasti untuk ontohod tak ada bahkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tak ada definisinya. Meskipun begitu, si ontohod selalu ‘hadir’ dalam kehidupan urang Sunda

Selain si ontohod , orang Sunda disebut sebagai penganut agama Islam yang taat. Suka humor, sopan, dan santai menghadapi kehidupan.

Menghormati orang yang lebih tua

Dalam kehidupan orang Sunda menerapkan ramah, bersikap baik, menjaga, menjamu, dan membahagiakan setiap tamunya atau setiap orang. Hal itu tercermin dalam pandangan hidup “ Someah Hade ka Semah”.

Semuanya itu ‘membungkus’ orang Sunda hingga dipandang  pribadi yang menyenangkan. Suka humor, baik hati dan taat beribadah atau rajin netepan. Gambaran tersebut masih terbawa-bawa dan sukar dihilangkan.

Apa faktor-faktor yang  menyebabkan dapat seperti di atas? Apakah lingkungan alam yang subur, indah, sejuk dan nyaman? Atau ada faktor lain?

Tercoreng

Profil orang Sunda belakangan ini tercoreng dengan tindakan-tindakan yang hampir tidak masuk di akal. Geng motor merajalela. Pembegalan. Juga ada penusukan yang menewaskan  Andik Wahyu Hermawan,  taruna AAU tingkat empat, di jembatan Layang Pasupati (23/12/2013).

Paling akhir, delapan penduduk tatar Sunda mengeroyok sampai mati  seorang pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirila (23), asal Indramayu berdomisili di Jakarta.

Mengoyak Citra

Kematian Haringga membuat kemenangan Persib Bandung 3-2 atas Persija Jakarta menjadi tidak berarti, kata manajer Persib Umuh Mochtar. Akibat peristiwa itu juga, Ketua Umum PSSI Eddy Rachmajadi memutuskan untuk menghentikan rangkaian pertandingan Liga Indonesia 1 sampai waktu yang belum ditentukan, setelah Menpora Imam Nachrowi mengusulkan hal tersebut.   

Dilihat dari aspek hukum, itu adalah tindak kriminal yang harus ditangani dengan cepat dan tepat supaya tidak berulang. Dilihat dari aspek budaya, ini adalah persoalan yang sangat serius karena mengoyak citra orang Sunda seperti yang digambarkan di atas. Pernahkah membayangkan Kabayan, yang dipersonifikasikan sebagai seorang pemuda, bertindak kasar apalagi sampai membunuh? Adapun Ontohod merupakan ungkapan kasar tetapi tak berarti apa-apa, malah akhirnya membangkitkan gelak tawa.

Ngariung

Sudah saatnya bila para sesepuh dan para pemangku kepentingan mengupayakan agar ‘wajah’ Jawa Barat umumnya, Bandung pada khususnya kembali seperti dulu. Ini adalah sebuah kerja besar menyangkut penegakan hukum, pendidikan sekolah dan luar sekolah serta peran tokoh-tokoh agama serta budaya.

Disadari tidak ada contoh yang sempurna, tetapi kehidupan di Jepang mungkin bisa dijadikan cermin. Apalagi menurut cerita, Dayang Sumbi lari ke Jepang ketika dikejar Sangkuriang, anaknya. Entah benar entah tidak cerita itu, namun yang pasti ditengah kain putih yang dikembangkan Dayang Sumbi ada gambar matahari.

 Di Jepang, budaya unggah-ungguh masih bertahan di tengah kehidupan masyarakat modern. Kejahatan jalanan nyaris tak ada, buktinya orang tua membiarkan anaknya  yang masih kecil pergi ke sekolah meski untuk itu harus berkali-kali naik kereta api.  

Kita harus berupaya agar kehidupan di tatar Sunda bisa tenteram kembali. Menghidupkan  saling silih asah, silih asih dan silih asuh untuk mengatasi budaya lain yang merusak.

Farid Khalidi

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Editor Ayobandung
dewanpers