web analytics
  

Alfi: Warga Binaan Penerima Fasilitas Mewah Ditertibkan

Senin, 23 Juli 2018 17:40 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Alfi: Warga Binaan Penerima Fasilitas Mewah Ditertibkan, lapas sukamiskin, fasilitas mewah lapas, fasilitas mewah lapas sukamiskin

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, Bandung. (Mildan Abdalloh/ayobandung)

SUKAMISKIN, AYOBANDUNG.COM--Sejumlah fasilitas mewah ditertibkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin dalam inspeksi mendadak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

Pasca-penertiban sidak yang dilakukan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Plh Kalapas Kelas I Sukamiskin, Alfi Zahrin Kiemas melakukan pertemuan dengan warga binaan untuk membicarakan masalah tersebut.

AYO BACA : Pagi Ini, Bazar Daging dan Telur Ayam Murah di Ujungberung

"Tadi saya bertemu dengan beberapa warga binaan, kami sampaikan melaksanakan perintah menteri. Mereka menerima (penertiban fasilitas mewah ditertibkan)," tutur Alfi, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, fasilitas mewah seperti TV, kulkas, mesin cuci, pendingin ruangan, dan barang elektronik lainnya yang dianggap mewah untuk ukuran lapas telah dibersihkan dari beberapa sel. "Semua kamar sudah dibersihkan," ucapnya.

AYO BACA : Pendamping Jokowi, Golkar Lebih Pantas

Sebagai pemangku kebijakan sementara, Alfi meminta dilakukannya pembenahan di Lapas Sukamiskin. “Perintah Pak Menteri (pembenahan dilakukan) secepatnya. Pembenahan yang bertahap saja,” katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa beberapa nama, termasuk salah satu di antaranya Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen. Operasi tangkap tangan itu membongkar adanya aktivitas jual beli fasilitas di dalam Lapas Sukamiskin.

Sebelumnya, sempat diketahui pula soal adanya saung-saung atau gazebo di dalam lapas yang digunakan sebagai tempat pengunjung bertemu dengan warga binaan. Menanggapi hal tersebut, Ditjen Pemasyarakatan mengintruksikan agar saung-saung tersebut dibongkar.

AYO BACA : Pasca-OTT Lapas Sukamiskin, Dua Pejabat Kanwil Kumham Jabar Dicopot

Editor: Asri Wuni Wulandari

artikel terkait

dewanpers