web analytics
  

Mulai 1 Juli, KA Bersubsidi Terapkan Tarif Parsial

Selasa, 26 Juni 2018 14:24 WIB Andri Ridwan Fauzi
Bandung Raya - Bandung, Mulai 1 Juli, KA Bersubsidi Terapkan Tarif Parsial, KA Subsidi, tarif parsial, PT KAI Daop 2 Bandung

Ilustrasi Kereta Api. (Ramdhani/ayobandung)

STASIUN TIMUR, AYOBANDUNG.COM--PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan memberlakukan tarif parsial KA Ekonomi  jarak sedang dan jarak jauh yang bersubsidi. Kebijakan ini akan mulai efektif dibelakukan tanggal 1 Juli 2018 mendatang.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus menyatakan, tidak ada kenaikan tarif tapi yang ada adalah penyesuaian tarif berdasarkan jarak tempuh. Dengan pemberlakukan tarif parsial ini, tarif akan lebih murah berdasarkan jarak tempuh yang sudah ditentukan. 

"Misalnya untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen-Tasikmalaya tarifnya sebesar Rp67.000, maka dengan sistem baru, tarif berubah lebih murah menjadi Rp63.000 karena jaraknya kurang dari 332 km,” ujarnya, Selasa (26/6/2018).

Menurut Joni, penerapan tarif parsial berdasar jarak ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 31 tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan No. 113 Tahun 2017 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO). 

Pemberlakuan tarif parsial ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap jarak tempuh KA yang pada peraturan sebelumnya penumpang diharuskan membayar dengan tarif yang flat. 

Dijelaskan, di Daop 2 terdapat 4 KA Ekonomi bersubsidi yang akan menerapkan tarif parsial ini, yaitu KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar PP untuk jarak 0-526 km berlaku tarif Rp80.000 dan untuk jarak lebih dari 526 km berlaku tarif Rp84.000. KA Pasundan relasi Kiaracondong-Surabayagubeng PP untuk jarak 0-519 km berlaku tarif Rp88.000 dan untuk jarak lebih dari 519 km berlaku tarif Rp94.000. 

Kemudian KA Serayu relasi Pasarsenen-Kiaracondong-Kroya PP untuk jarak 0-332 km berlaku tarif Rp63.000 dan untuk jarak lebih dari 332 km berlaku tarif Rp67.000. Terakhir, KA Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Kutoarjo PP untuk jarak 0-240 km berlaku tarif Rp58.000 dan untuk jarak lebih dari 240 km berlaku tarif Rp62.000.

Dengan diberlakukannya tarif parsial ini, Joni berharap akan semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api sekaligus meningkatkan kecintaan mereka pada alat transportasi ini. 

“Khusus untuk penumpang yang telah terlanjur membeli tiket KA-KA tersebut dengan tarif lebih tinggi dapat mengambil selisih bea di stasiun tujuan penumpang dengan menunjukkan boarding pass atau e-boarding pass dan kartu identitas aslinya kepada petugas loket. Batas maksimal pengambilan bea sampai dengan tiga hari setelah jadwal kedatangan KA” tegasnya. 

Editor: Andri Ridwan Fauzi

terbaru

Mahasiswa Malaka Galang Dana untuk Korban Bencana NTT

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 21:30 WIB

Ikatan Keluarga Mahasiswa Malaka Kota Bandung melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana banjir bandang dan l...

Bandung Raya - Bandung, Mahasiswa Malaka Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Mahasiswa Malaka,Korban Bencana NTT,Penggalangan Dana

Pemprov Jabar Awasi Pemberian THR

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 21:03 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menengahi perundingan perusahaan dengan pekerja manakala ada...

Bandung Raya - Bandung, Pemprov Jabar Awasi Pemberian THR, Pemprov Jabar,Pemberian THR,Tunjangan Hari Raya (THR),Disnakertrans Jabar

Polda Jabar Izinkan Mudik Lokal di Bandung Raya, Tidak Akan Diputar Ba...

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 20:58 WIB

Polda Jawa Barat bolehkan mudik lokal di wilayah Bandung Raya. Wilayah aglomerasi tersebut mencakup Kota Bandung, Kota C...

Bandung Raya - Bandung, Polda Jabar Izinkan Mudik Lokal di Bandung Raya, Tidak Akan Diputar Balik, mudik lokal,Larangan Mudik,Dilarang Mudik,Polda Jabar,aglomerasi Bandung Raya,bandung raya,aglomerasi mudik,aglomerasi adalah,mudik di bandung raya,Mudik 2021

Umumkan Barang Hilang, Waspada Pemerasan!

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 19:29 WIB

Saat mengumumkan barang hilang di media sosial, sebaiknya masyarakat berhati-hati saat dihubungi orang yang menemukan. P...

Bandung Raya - Bandung, Umumkan Barang Hilang, Waspada Pemerasan!, Pengumuman Barang Hilang,Pemerasan Barang Hilang,Penipuan Barang Hilang,berita kriminal bandung,berita bandung hari ini,pemerasan warga,penipuan di bandung

Masjid Lautze 2, Rumah Bagi Para Mualaf di Bandung

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 18:44 WIB

Beberapa di antara mereka merupakan mualaf yang kini terlibat dalam kegiatan berbagi di bulan puasa.

Bandung Raya - Bandung, Masjid Lautze 2, Rumah Bagi Para Mualaf di Bandung, mualaf Kota Bandung,Masjid Lautze 2,Masjid Lautze Bandung,Masjid Mualaf Bandung,Masjid di Kota Bandung,Lautze

Hijab Festival Kembali Hadir di Kota Bandung

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 18:20 WIB

Bandung Hijab Festival kembali hadir mewarnai Ibu Kota Jawa Barat. Bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan, kini Band...

Bandung Raya - Bandung, Hijab Festival Kembali Hadir di Kota Bandung, Bandung Hijab Festival,Dekranasda Kota Bandung,Disdagin Kota Bandung,Pameran Hijab Bandung

282 Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung Dapat e-KTP

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 17:23 WIB

E-KTP diberikan kepada warga binaan yang sedang menjalani pidana baik yang berdomisili di Kota Bandung, maupun tidak.

Bandung Raya - Bandung, 282 Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung Dapat e-KTP, e-KTP warga binaan Bandung,warga binaan Bandung dapat e-KTP,Lapas Perempuan Kota Bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Distribusi Zakat, Baznas Kota Bandung: Mustahik Tak Diundang ke Masjid

Bandung Kamis, 15 April 2021 | 17:02 WIB

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung meminta panitia zakat di masjid-masjid di Kota Bandung untuk lebih proak...

Bandung Raya - Bandung, Distribusi Zakat, Baznas Kota Bandung: Mustahik Tak Diundang ke Masjid, Baznas Kota Bandung,Zakat fitrah Bandung,distribusi zakat fitrah Bandung,mustahik Bandung
dewanpers