web analytics
  

Indonesia Berkomitmen Terus Tingkatkan Kerja Sama dengan Tiongkok

Rabu, 20 Juni 2018 20:57 WIB Adi Ginanjar Maulana

Jajaran pasukan penyambut dan kumandang lagu penghormatan menyambut ketibaan Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun di The Great Hall of the People, Beijing, tempat upacara penyerahan Surat Kepercayaan 13 Duta Besar negara sahabat kepada Presiden Tiongkok, Xi Jinping pada 20 Juni 2018 sore hari.

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Jajaran pasukan penyambut dan kumandang lagu penghormatan menyambut ketibaan Duta Besar RI untuk tiongkok, Djauhari Oratmangun di The Great Hall of the People, Beijing, tempat upacara penyerahan Surat Kepercayaan 13 Duta Besar negara sahabat kepada Presiden tiongkok, Xi Jinping pada 20 Juni 2018 sore hari. 
 
Dubes Djauhari kemudian diperkenalkan kepada Presiden Xi Jinping. Penyerahan Surat Kepercayaan (Letter of Credential) Duta Besar Djauhari dan para Dubes lainnya kepada Presiden Xi Jinping dilakukan secara bergiliran, dilanjutkan bersalaman dengan Presiden dan foto bersama. 
 
Selain Indonesia, 12 duta besar lainnya berasal dari negara-negara Peru, Angola, Moldova, Dominika, Selandia Baru, Siprus, Trinidad dan Tobago, Maroko, Sudan, San Marino, Barbados, dan Montenegro. 
 
Pada kesempatan percakapan  dengan Presiden Xi Jinping, Djauhari menyampaikan salam hangat Presiden Joko Widodo, ucapan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Xi Jinping, serta atas suksesnya penyelenggaraan sesi tahunan National People’s Congress dan National Committee of the Chinese People’s Political Consultative Conference bulan Maret lalu. 
 
Hubungan baik dan kerja sama kuat kedua negara diyakini tidak hanya akan menguntungkan kedua negara namun juga akan berkontribusi terhadap stabilitas politik dan keamanan regional. 
 
Djauhari menyampaikan apresiasi Pemri karena terpilihnya Indonesia di keanggotaan tidak tetap Dewan Keamanan PBB tidak terlepas dari dukungan tiongkok
 
Dia merujuk kembali suksesnya kunjungan PM Li Keqiang ke Indonesia bulan Mei lalu yang menjadi dasar untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral RI - RRT. 
 
Dalam tanggapannya, Presiden Xi Jinping menyampaikan salam kepada Presiden Joko Widodo dan menyebut sebagai kawan lama, serta menyambut baik hubungan kerja sama kedua negara di berbagai bidang yang sudah berjalan dengan sangat baik. 
 
Dia pun menyampaikan kesiapan untuk menerima kunjungan Presiden Joko Widodo, disesuaikan dengan jadwal. 
 
Xi Jinping juga mendorong duta besar kedua negara untuk meningkatkan koordinasi dan bekerjasama guna mendorong perkembangan hubungan dan kerja sama kedua negara. 
 
Mengakhiri percakapan, Xi Jinping berharap akan kelancaran dan kesuksesan bagi Djauhari selama melaksanakan tugasnya di tiongkok. Dalam acara tersebut, hadir pula State Counselor/Menlu RRT, Wang Yi dan Direktur Jenderal pada Department of Asian Affairs Kemlu RRT, Wu Jianghao. 
 
Pada kesempatan penyerahan Surat Kepercayaan ini, Djauhari didampingi oleh Wakil Kepala Perwakilan RI Listyowati, Atase Pertahanan M.S. Arief dan Minister Counsellor Ichsan Firdaus. 
 
Djauhari tiba di Beijing pada 23 April 2018. Sebelum dipercaya Presiden RI menjadi Dubes RI untuk tiongkok merangkap Mongolia, dia menjabat sebagai Staf Khusus Menlu RI untuk Isu-isu Strategis. Dia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Belarus berkedudukan di Moskow.
Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers