web analytics
  

Puncak Arus Mudik Lebaran 2018 Kereta Api Daop 2 Bandung Capai 61.630 Orang

Rabu, 20 Juni 2018 10:56 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Puncak Arus Mudik Lebaran 2018 Kereta Api Daop 2 Bandung Capai 61.630 Orang, Puncak Arus Mudik Lebaran 2018, Kereta Api Daop 2

Ilustrasi pemudik menggunakan kereta api. (Fathia Uqim/ayobandung)

KEBON KAWUNG, AYOBANDUNG.COM--PT Kereta Api Daerah Operasi (PT KA Daop) 2 Bandung menyatakan, puncak mudik Lebaran 2018 terjadi pada H-6 dengan jumlah penumpang mencapai 61.630 orang. 

Sebagian besar pemudik menggunakan Kereta Api (KA) Lokal yang mencapai 47.630 orang, di antaranya dengan stasiun keberangkatan Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cicalengka, Padalarang, dan Rancaekek. Sedangkan Kereta Api (KA) Utama mencapai 14.000.

Menurut Manajer Humas PT KA Daop 2 Bandung, Joni Martinus, puncak arus mudik terjadi pada H-6 karena pada H-3 dan H-2 Lebaran 2018 yang diprediksi akan mengalami peningkatan penumpang dan menjadi puncak arus mudik kedua, malahan tidak terjadi.

"Puncak arus mudik untuk Daop 2 Bandung   terjadi pada H-6 dengan jumlah penumpang  61.630. Dengan rincian pnumpang KA Utama yaitu kelas eksekutif, bisnis, ekonomi sebanyak 14.000 dan penumpang KA Lokal Bandung Raya sebanyak 47.630 orang," ungkap Joni, Rabu (20/6/2018).

Ia menambahkan, jumlah total penumpang yang diangkut dari H-10 sampai H+4 dengan menggunakan KA Utama sebanyak 198.450 orang atau naik 114% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 173.514 orang. Sedangkan total penumpang untuk KA Lokal dari H-10 sampai dengan H+4 adalah 689.410 orang atau naik 103% dibandingkan tahun 2017 dengan angka capaian 672.132 orang.

PT KA Daop 2 Bandung menyatakan secara keseluruhan terjadi kenaikan 105%. Untuk jumlah total penumpang KA Utama dan KA Lokal dari H-10 sampai H+4 pada tahun 2017 lalu sebanyak 845.646 orang, menjadi 887.860 orang pada hitungan serupa pada masa angkutan arus mudik Lebaran 2018.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers