web analytics
  

Komitmen bank bjb Membangun Indonesia Memahami Negeri Lewat Film

Selasa, 5 Juni 2018 21:37 WIB Arfian Jamul Jawaami
Bisnis - Advertorial, Komitmen bank bjb Membangun Indonesia Memahami Negeri Lewat Film, bank bjb, bank jabar banten, fil guru ngaji, film seteru

Cuplikan film Guru Ngaji.

NARIPAN, AYOBANDUNG.COM--Film hadir sebagai medium paling efektif dalam menggambarkan dunia dan realitas manusia. Alasannya, karena film memiliki kekayaan unsur yang multidimensi serta kompleks.

Dalam pengertian yang luas, film tidak semata berfungsi sebagai sarana hiburan penuh estetik, tapi juga memberikan edukasi serta dapat menangkap fenomena sosial. Tidak heran jika film memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi kehidupan manusia.

Landasan tersebut yang kemudian menginspirasi bank bjb giat melakukan dukungan, baik materi maupun moril terhadap perfilman Indonesia. Tujuannya untuk menyebarluaskan pesan bernada positif dalam upaya membangun Indonesia memahami negeri. 

Dua film berjudul "Seteru" serta "Guru Ngaji" yang masing-masing dirilis pada tahun 2017 dan 2018 dapat dijadikan contoh. Walau memiliki jalan cerita dan objek yang berbeda, tapi kedua film sama-sama membawa satu pesan moral, yakni perdamaian.

Pesan perdamaian dalam alur cerita film merupakan bentuk kritik halus terhadap keadaan terkini bangsa Indonesia yang tengah diterpa ancaman disintegrasi karena perbedaan suku maupun agama. 

"bank bjb sangat peduli terhadap kondisi negeri agar tetap bersatu dalam menghadapi segala tantangan yang semakin berat. Film mengedukasi generasi muda untuk tetap menjaga kedamaian dan cinta tanah air," ujar Senior Vice President Divisi Corporate Secretary bank bjb, Hakim Putratama, beberapa waktu lalu.

Realisasi film "Seteru" merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan antara bank bjb, Dapur Film, dan Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan. "Seteru" merupakan bentuk dukungan dari program pemerintah terkait bela negara dan ketahanan nasional.

Melalui film "Seteru", bank bjb yang memiliki peran penting sebagai agen perubahan nasional mengajak kalangan pelajar untuk senantiasa menyerukan gerakan antitawuran dan fokus pada pengembangan potensi diri.

"bank bjb merupakan lembaga perbankan yang memiliki tanggung jawab sosial dan berkewajiban menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Semoga pesan moral yang terkandung dalam 'Seteru' dapat menginspirasi pelajar agar potensi yang dimiliki disalurkan ke arah yang positif," ujar Hakim.

Langkah bank bjb dan Kementerian Pertahanan tersebut mendapat apresiasi dari sutradara film "Seteru", Hanung Bramantyo. Keterlibatan bank bjb menegaskan kehadiran negara dalam pembangunan infrastruktur perfilman untuk tujuan ketahanan nasional. 

Pasalnya, konflik horisontal di kalangan pelajar merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Untuk itu, negara perlu terlibat aktif dan menyampaikan pesan bernada positif melalui media yang digemari kalangan pelajar, salah satunya lewat film.

Terlebih lagi, gempuran film asing perlahan menggerus kreasi karya anak bangsa serta mengubah gaya hidup anak muda Indonesia. Hal tersebut secara tidak langsung mengikis identitas sebagai bangsa Indonesia.

"Generasi muda itu lupa siapa pahlawannya. (Lupa) apa arti nasionalisme dan mereka mengunggulkan produk luar. Secara kebudayaan dan ketahanan nasional ini sudah tergerus," ujar Hanung.

Film bergenre drama remaja tersebut berkisah tentang aksi tawuran yang telah terjadi selama bertahun-tahun antara dua Sekolah Menengah Atas. Perselisihan tersebut selalu meninggalkan dendam di setiap angkatan.

Sementara film "Guru Ngaji" yang dirilis merupakan hasil kerja sama antara bank bjb dan rumah produksi Chanex Ridhall Picture. Dibintangi oleh Donny Damara, Dodit Mulyanto, Dewi Irawan, Ence Bagus, Andania Suri, Verdi Solaiman, dan Akinza Chavelier.

Film berdurasi 100 menit tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan yang dipersembahkan bank bjb untuk jasa seluruh guru mengaji di Indonesia. Bahkan, sebagian hasil keuntungan penjualan tiket film "Guru Ngaji" disumbangkan untuk peningkatan kesejahteraan guru mengaji di Indonesia melalui Dompet Dhuafa.

"Ini wujud komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Juga sebagai apresiasi kepada guru mengaji. Adalah sebuah kewajiban kami untuk terus memberikan kontribusi dalam membangun Indonesia dan memahami negeri," ujar Hakim.

Film "Guru Ngaji" sendiri bercerita mengenai dilema profesi seorang pendidik baca tulis Alquran bernama Mukri yang diperankan Donny Damara. Pasalnya, selain menjadi guru mengaji yang disegani, Mukri ternyata berprofesi sebagai badut. 

Dua profesi yang terkesan begitu kontradiktif, karena badut selalu identik dengan tawa dan lelucon. Hal tersebut yang memaksa Mukri merahasiakan identitas badutnya dari keluarga dan masyarakat desa.

Alur cerita tersebut dipadupadankan dengan beberapa skema yang menggambarkan toleransi beragama di Indonesia. Menjelaskan bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Ketika dapat hidup beragam, lalu kenapa harus seragam.

Editor: Asri Wuni Wulandari

terbaru

Podomoro Park Hadirkan Al-Azhar Islamic Boarding School Pertama di Jaw...

Advertorial Kamis, 8 April 2021 | 00:10 WIB

Kawasan hunian resort Podomoro Park Bandung yang dikembangkan oleh PT Pesona Mitra Kembar Mas (PMKM), cucu perusahaan da...

Bisnis - Advertorial, Podomoro Park Hadirkan Al-Azhar Islamic Boarding School Pertama di Jawa Barat, Podomoro Park Bandung,PT Pesona Mitra Kembar Mas (PMKM),PT Agung Podomoro Land Tbk,Al-Azhar Islamic Boarding School,Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar,Sekolah Islam Al-Azhar,Podomoro Park Al-Azhar

Rayakan Natal, Sinterklas Sambut Pelanggan JNE

Advertorial Selasa, 22 Desember 2020 | 22:53 WIB

Tiap tahun ketika menjelang perayaan Natal, JNE selalu berbagi kebahagiaan dengan mengadakan berbagai program, begitu pu...

Bisnis - Advertorial, Rayakan Natal, Sinterklas Sambut Pelanggan JNE, JNE,Natal

30 Tahun Bahagia Bersama untuk Memberi, Menyantuni dan Menyayangi Sesa...

Advertorial Senin, 30 November 2020 | 19:08 WIB

Acara perayaan puncak HUT JNE yang ke-30 cukup berbeda dibanding tahun – tahun sebelumnya karena JNE mengadakan perayaan...

Bisnis - Advertorial, 30 Tahun Bahagia Bersama untuk Memberi, Menyantuni dan Menyayangi Sesama, HUT JNE,JNE

Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE

Advertorial Rabu, 25 November 2020 | 18:11 WIB

Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang tiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE, siap dinikma...

Bisnis - Advertorial, Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE, JNE,HUT JNE Ke-30,free ongkir,Harbokir,Hari Bebas Ongkos Kirim

Podomoro Park Bandung Paling Ngegas di Jawa Barat Selama Pandemi dan R...

Advertorial Selasa, 17 November 2020 | 12:33 WIB

Podomoro Park Bandung mendominasi penjualan Agung Podomoro Group sekitar 63 persen selama masa pandemi dan krisis.

Bisnis - Advertorial, Podomoro Park Bandung Paling Ngegas di Jawa Barat Selama Pandemi dan Resesi, Podomoro Park Bandung,Rumah Murah,rumah bandung selatan

Sold Out! Saat Resesi, Podomoro Park Jual Habis Flower Garden House

Advertorial Kamis, 8 Oktober 2020 | 12:45 WIB

Tekanan pandemi menyebabkan ekonomi Indonesia terpukul dan dipastikan mengalami resesi. Sejumlah sektor usaha terdampak...

Bisnis - Advertorial, Sold Out! Saat Resesi, Podomoro Park Jual Habis Flower Garden House, Podomoro Park,Agung Podomoro Land,Rumah Murah,rumah bandung,rumah bandung selatan

Geliat Produk Olahan Hasil Perikanan di Masa Pandemi

Advertorial Senin, 31 Agustus 2020 | 14:59 WIB

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya. Baik dari segi hasil alam, budaya, hingga ikan dan hasil olahannya. Salahsa...

Bisnis - Advertorial, Geliat Produk Olahan Hasil Perikanan di Masa Pandemi, Produk Olahan Perikanan,Produk Perikanan,Purwakarta,Berita Purwakarta

Genjot Produk UKM, Purwakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Advertorial Senin, 31 Agustus 2020 | 13:02 WIB

Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta memiliki sejumlah produk unggulan yang menja...

Bisnis - Advertorial, Genjot Produk UKM, Purwakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, UMKM,produk UMKM, berita Purwakarta,Purwakarta

artikel terkait

dewanpers