web analytics
  

Mendag: Pedagang Wajib Jual Beras Sesuai HET

Jumat, 1 Juni 2018 12:40 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Mendag: Pedagang Wajib Jual Beras Sesuai HET, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Sidak 3 pasar tradisional, beras medium, HET

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita melakukan sidak ke 3 pasar tradisional di Kota Bandung, Jumat (1/6/2018). (Eneng Reni N Jamil/ayobandung)

KIARACONDONG, AYOBANDUNG.COM--Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta seluruh pedagang di pasar tradisional untuk menjual beras medium sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp8.900/kg.

"Jadi pedagang beras di pasar tradisional wajib menyediakan dan menjual beras medium dengan HET," ungkap Enggar usai melakukan sidak di tiga pasar kota Bandung yakni Pasar Baru, Pasar Astana Anyar, dan Pasar Kiaracondong, Jumat (1/6/2018).

Menurutnya, stok beras masih mencukupi kebutuhan baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melalui Bulog. Meski begitu, pemerintah akan tetap menggelontorkan stok cadangan baik lokal maupun eks-impor untuk memantapkan stabilitas harga hingga lebaran.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/S6Rc7rMgrMw" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe>

"Yang pasti hingga Desember tetap kami jamin bahkan hingga 2019 semua kebutuhan stabil. Saya juga sudah minta kepada Bulog dan PD Pasar untuk seluruh pedagang beras di pasar tradisional harus menyediakan beras medium sesuai HET mulai minggu depan," katanya.

Selain itu, Bulog juga siap menggelar operasi pasar apabila harga sewaktu-waktu Kepokmas melonjak dengan tajam. Sebagai bentuk antisipasi dini, melalui Satgas Pangan daerah, akan terus memantau harga di setiap pasar. 

"Bulog pun akan menyiapkan beras kalau terjadi kenaikan harga," tambahnya.

Pihaknya juga melakukan langkah persuasif, jika tim di lapangan menemukan pedagang yang menjual harga kebutuhan pokok tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah.

"Enggak usah ada operasi pasar. Tetapi kalau ada pedagang yang tidak mau (menurunkan harga) setelah dipanggil satu-dua kali tidak mau, maka PD pasar dan satgas akan turun. kita pun curiga juga ya karena ini tidak ada menjual rugi sudah diberikan margin 500 cukup lah. Selain itu, dilakukan persuasi juga agar mereka jangan main-main," ucapnya. 

Editor: Andri Ridwan Fauzi

artikel terkait

dewanpers