web analytics
  

Arus Mudik Lebaran 2018 di Jabar Diprediksi Meningkat

Selasa, 29 Mei 2018 19:27 WIB Dadi Haryadi
Umum - Ramadhan, Arus Mudik Lebaran 2018 di Jabar Diprediksi Meningkat, arus mudik lebaran 2018, mudik lebaran 2018, idulfitri 2018

Ilustrasi -- Terminal Cicaheum, Bandung. (Ramdhani/ayobandung)

DIPONEGORO, AYOBANDUNG.COM—Arus kendaraan yang melintas wilayah Jawa Barat pada mudik Lebaran tahun 2018 diprediksi meningkat. Pemerintah Provinsi Jabar melakukan sejumlah persiapan dengan menghadirkan layanan keamanan dan keselamatan pengendara.

Kepala Dishub Jabar, Dedi Taufik menyatakan, arus lalu lintas di jalur darat bisa meningkat hingga 5% dari tahun lalu yang hanya mencapai 2.462.840 kendaraan. Sementara peningkatan di jalur laut diprediksi mencapai 1,67%, jalur udara sebanyak 7,6%, dan kereta api sebanyak 7,8%.

AYO BACA : Kapolda Imbau Masyarakat Tak Mudik Serentak

"Kami prediksi akan meningkat. Dominasinya masih kendaraan roda dua. Kalau penumpang (diprediksi) totalnya diperkirakan mencapai 13,2 juta jiwa," kata Dedi saat dihubungi, Selasa (29/5/2018).

Untuk mengantisipasi kepadatan arus, terutama di jalur darat, Dishub Jabar akan fokus pada fasilitas lalu lintas jalan Jabar yang punya filosofi sebagai lintasan dan tujuan dengan tiga jalur utama. Yakni, jalur utara, tengah, dan selatan.

AYO BACA : Jalur Utama dan Alternatif Siap Digunakan Mudik

"Kami komitmen mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan layanan," ucap Dedi.

Di jalur darat, Dishub Jabar telah menyiapkan armada berupa bus sebanyak 4.675 unit, baik bus antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Dari jumlah itu, total kursi yang tersedia sebanyak 205.744 penumpang. Tak hanya itu, Dishub Jabar juga memastikan semua kelengkapan keselamatan bus sudah dan sedang diproses secara berkala sejak H-10 Idulfitri.

Sementara untuk angkutan kereta api, telah tersedia 92 kereta dengan keberangkatan dari Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cirebon. Angka tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilakukan bersama pihak Daerah Operasi (Daop) Kereta Api Indonesia (KAI).

Untuk angkutan sungai, danau, dan penyebrangan, telah disiapkan 1.352 kapal di bawah 7 gross tone (GT). Sementara angkutan udara berjumlah 98 pesawat. "Angkutan udara nantinya melayani penerbangan domestik sebanyak 78 unit, unutuk penerbangan internasional sebanyak 20 unit," pungkas Dedi.

AYO BACA : Arus Mudik 2018 Dijamin Aman dan Lancar

Editor: Asri Wuni Wulandari

artikel terkait

dewanpers