web analytics
  

Apindo Jabar Minta ke Depan Cuti Lebaran Diselesaikan Bipartit

Senin, 7 Mei 2018 13:03 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Ramadhan, Apindo Jabar Minta ke Depan Cuti Lebaran Diselesaikan Bipartit, libur lebaran,dedy widaja,apindo jabar,apindo,buruh,dunia usaha,pekerja

Logo Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM—Kalangan pengusaha di Jawa Barat meminta ke depan persoalan cuti bersama Idulfitri diserahkan sepenuhnya kepada dunia usaha dan pekerja atau bipartit.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Dedy Widjaja mengatakan, revisi cuti bersama lebaran pada tahun ini yang tidak melibatkan dunia usaha menjadi polemik. Sebab, kondisi tersebut berimbas terhadap seluruh sektor dunia usaha.

“Bila terus menjadi polemik, kondisi seperti ini bisa berimbas buruk pada aktivitas perekonomian di dalam negeri,” ujarnya kepada ayobandung.com, Senin (7/5/2018).

Meskipun pemerintah sudah memutuskan cuti bersama diserahkan kepada pengusaha, tapi tidak berimbas cukup baik bagi aktivitas industri.

Beban dunia akan tetap berat mengingat pekerja yang beraktivitas pada momen cuti bersama perlu mendapatkan uang lembur.

Di sisi lain, pekerja akan meminta pengusaha untuk menerapkan cuti bersama, yang akhirnya tetap berimbas pada cost produksi. Sebab, aktivitas produksi industri terhenti.

“Proses produksi terhambat karena pekerja libur terlalu lama dan pengusaha harus tetap bayar upah sesuai aturan,” katanya.

Kendati demikian, dia mengharapkan layanan umum seperti aktivitas pelabuhan dan perbankan tetap berjalan dalam kondisi normal, sehingga mampu menekan cost produksi dunia usaha.

"Perusahaan yang mengekspor barang tetap berkirim barang. Jadi, kami harap hal ini terealisasi dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat tetap mempertahankan cuti bersama Idulfitri atau lebaran tahun ini sesuai revisi pada 18 April lalu.

Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani didampingi Menaker Hanif Dhakiri, Menhub Budi K. Sumadi, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PANRB Asman Abnur, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Bank Indonesia, OJK, Polri, serta 13 perwakilan Kementerian/Lembaga lainnya, di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (7/5/2018) pagi.

Dengan demikian, secara keseluruhan libur Lebaran 2018 ini ada 11 hari libur, yang terdiri dua hari libur reguler (Sabtu dan Minggu, 9 dan 10 Juni), dua hari libur Idulfitri 1439 H yaitu tanggal 15 dan 16 Juni, serta 7 hari cuti bersama yaitu tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers