web analytics
  

Menteri Perdagangan Pastikan Beras Medium Tidak Lebih dari HET

Sabtu, 5 Mei 2018 11:15 WIB Anggun Nindita Kenanga Putri
Umum - Ramadhan, Menteri Perdagangan Pastikan Beras Medium Tidak Lebih dari HET, Menteri Perdagangan, Enggartiasti Lukita, bera, HET, Pasar Andir

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat melakukan sidak di Pasar Andir, Sabtu (5/5/2018). (Anggun Nindita K Putri/ayobandung)

PASAR ANDIR, AYOBANDUNG.COM--Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita melakukan peninjauan ketersediaan bahan pokok jelang bulan Ramadhan di Pasar Andir, Kota Bandung, Sabtu (5/5/2018). Enggar memfokuskan soal ketersediaan beras jelang bulan Ramadhan yang diprediksikan jatuh 17 Mei mendatang.

“Pagi ini saya dengan Ditreskrimsus dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, dari Bulog dan PD Pasar, kami lihat perkembangan dan ketersediaan stok bahan pokok. Kami fokus utama beras, kami pastikan harus tersedia beras kualitas medium dengan harga maksimum eceren tertinggi (HET). Jadi sekali lagi di pasar tradisional wajib menjual beras medium dengan HET di bawah Rp9.450,” katanya.

Menurutnya, jika ada pedagang belum menjual stok beras lokal, maka pihak Bulog akan siap membantu dalam hal penyediaannya. Pihaknya pun memastikan, ketersediaan beras ini bukan hanya jelang bulan Ramadhan saja tetapi juga terus berjalan hingga akhir tahun.

“Ini bukan hanya menjelang Ramadhan saja tapi akan berjalan terus. Akhir tahun kami jamin dan seterusnya. Apakah itu beras serapan dalam negeri tentu itu jadi prioritas atau impor kami siapkan. Karena ketersediaan bahan pokok fokus utama dan harga ditekan,” ucapnya.

Dia juga sudah meminta bantuan kepada Satgas Pangan untuk terus memantau ketersediaan beras lokal bagi masyarakat. Selain itu,  para pedagang ataupun pengusaha diminta untuk melepas harga kebutuhan pokok dengan harga murah dan memberi peringatan kepada para pedagang atau pengusaha agar tidak curang.

“Kata Presiden capai dulu kemudian dengan stok yang meningkat maka kami akan turunkan lagi. Jangan pernah ada yang main-main. Saya terima kasih kepada Dirkrimsus Polda yang detail tahu semua pemain itu,” tuturnya.

 

Editor: Andri Ridwan Fauzi

artikel terkait

dewanpers