web analytics
  

Kejati Serahkan Eks Wabup Cirebon Gotas ke Lapas Kelas I Cirebon

Senin, 30 April 2018 21:11 WIB Faqih Rohman Syafei
Umum - Nasional, Kejati Serahkan Eks Wabup Cirebon Gotas ke Lapas Kelas I Cirebon, gotas, cirebon

Eks Wakil Bupati (Wabup) Cirebon Tasiya Soemadi al Gotas. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM--Kejaksaan Tinggi Cirebon bersama Kepolisian telah mengeksekusi Mantan Wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi alias Gotas dengan menyerahkannya ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon sekitar jam 14.00 WIB, Senin (30/4/2018).

Ketika dihubungi oleh Ayocirebon melalui sambungan telepon Kalapas Kelas I Cirebon, Heni Yuwono, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan Gotas saat ini sudah berada di salah satu ruangan di Lapas Kelas I Cirebon untuk menjalani hukumannya. 

"Benar Gotas sudah dieksekusi ke Lapas sekitar jam 14.00 WIB dengan  diantar oleh pihak  Kejaksaan Negeri dan Kepolisian," ungkapnya.

Dia menjelaskan ketika eksekusi Gotas berlangsung, dirinya sedang tidak berada di kantornya. Namun berdasarkan keterangan, Gotas diserahkan dalam kondisi sehat dan koperatif. Lebih lanjut, Heni menerangkan selama satu bulan Gotas berada di ruangan Admisi Orientasi atau masa pengenalan lingkungan Lapas. 

"Semua yang baru masuk terlebih dahulu dimasukan ke blok amisi orientasi (AO) untuk mengikuti masa pengenalan lingkungan minimal satu bulan. Pada masa ini akan dikenalkan hak dan kewajibannya serta laranngnya. Ini untuk semua yang baru masuk tidak terkecuali," pungkasnya.

Gotas ditangkap oleh Kejaksaan Agung pada Senin (30/4/2018) di Dusun Babadan Pekalongan karena terjerat kasus korupsi dan bantuan sosial tahun 2009 - 2012. 

Ia tercatat pernah menjalani persidangan di pengadilan Tipikor Bandung pada 12 November 2015. Ketika itu dia diputusankan bebas oleh pengadilan. Namun pada banding di MA tahun 2016, Gotas dinyatakan bersalah dan divonis kurungan penjara selama 5,5 tahun. 

Setelah putusan MA itu, Gotas slelau mangkir dari panggilan jaksa hingga akhirnya masuk daftar pencarian orang pada tahun 2017.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers