web analytics
  

Kontroversi Katy Perry dan Pelecehan Remaja Pria

Rabu, 21 Maret 2018 07:35 WIB Asri Wuni Wulandari
Umum - Internasional, Kontroversi Katy Perry dan Pelecehan Remaja Pria, katy perry, kontroversi katy perry, katy perry cium kontestan american idol, kontestan american idol

Katy Perry (Reuters)

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM – Kontroversi Katy Perry terus bergulir. Beragam aksinya saat menjadi juri “American Idol” mengundang perhatian massa. Kelakuan Perry yang kerap menggoda kontestan remaja pria dinilai sebagai perilaku melecehkan.

Teranyar, pada episode Minggu (18/3/2018), Perry kembali menggoda seorang kontestan muda. Jognny Brenns, namanya.

“Kamu punya wajah seperti Chet Baker. Sangat tampan,” ujar Perry pada Brenns sembari menyeringai dan mengedipkan matatanya.

“Bisakah kamu berhenti menggodanya sekarang,” kata salah satu juri lain, Lionel Richie.

Namun, Perry mengabaikan olok-olok yang diberikan juri lainnya. Perry justru menyebut jika Brenns sebagai “Si kecil yang seksi”.

Pada episode sebelumnya, Perry juga mengguncang linimasa. Dalam sebuah adegan di acara yang sama, seorang kontestan 19 tahun, Benjamin Glaze, mengaku jika dirinya belum pernah mencium seorang gadis.

Perry memberi isyarat dan mempersilakan Glaze untuk menciumnya di pipi. Meski malu-malu, tapi Glaze berhasil mendaratkan satu kecupan di pipi Perrry. Namun, Perry meminta Glaze untuk mengulang kecupan itu. Lalu, mendadak Perry menengokkan wajah, dan mendaratlah satu ciuman Glaze di bibir Perry.

Kepada New York Times, Glaze mengaku tak nyaman dengan ciuman itu. Soalnya Glaze punya komitmen untuk memberikan ciuman pertamanya untuk gadis yang dicintainya.

Tak ayal, pengakuan Glaze membuat Perry diolok-olok lantaran dinilai melecehkan remaja laki-laki. Lebih jauh, Perry dinilai telah melakukan pelecehan seksual.

Setelah aksi itu ramai dibicarakan di linimasa, Glaze kemudian memberikan klarifikasinya melalui akun media sosialnya. Ia menyebut jika dirinya tak merasa dilecehkan secara seksual. “Saya berterima kasih atas komentar dan kritik hakim,” tulisnya.

Meski klarifikasi telah muncul, tetap saja tingkah laku Perry itu dirasa kurang pas. Apalagi jika mengingat hal itu terjadi di tengah pergolakan #MeToo di industri hiburan. Sampai-sampai belakangan muncul pula tagar #mancanbesexuallyharassedtoo.

Pasalnya, tak hanya satu-dua kali Perry menggoda kontestan-kontestan muda ini. Dalam sebuah episode, kegenitan Perry muncul dengan pernyataan, “kamu sangat seksi” yang diberikan untuk kontestan lain, Trevor Holmes. Bahkan, Perry berkata, “Jika kamu gagal pergi ke Hollywood, mungkin kamu bisa ikut bergaul denganku di LA.”

Mengutip Washington Post, dalam sebuah esainya di Slate, Christina Cauterucci mencatat bahwa pembingkaian sikap genit Perry ini terasa seperti pilihan yang aneh. Bahkan, ia menilai jika tindakan Perry pada Glaze terasa lebih kejam dan eksploitatif setelah mewabahnya #MeToo.

Editor: Asri Wuni Wulandari
dewanpers