web analytics
  

UMKM Kabupaten Bandung Kesulitan Tembus Minimarket

Senin, 19 Maret 2018 08:58 WIB Hengky Sulaksono
Bandung Raya - Bandung, UMKM Kabupaten Bandung Kesulitan Tembus Minimarket, umkm kabupaten bandung, pasar umkm kabupaten bandung, umkm supermarket bandung

Ilustrasi supermarket. (Dok. AyoBandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Bandung memasarkan produkmya di minimarket. Berdasarkan catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, baru terdapat delapan produk industri kecil menengah yang berhasil menembus minimarket. 

"Kita sampai saat ini ada delapan produk yang masuk ke minimarket di 2017. Jumlahnya masih sedikit dibanding jumlah total UMKM yang ada di Kabupaten Bandung," kata Kepala Disperindag Kabupaten Bandung, Popi Hopipah, Minggu (18/3/2018).

Popi mengatakan, masih sedikitnya jumlah produk IKM di pasar modern disebabkan oleh keterbatasan anggaran Disperindag dalam pengadaan izin Produk Industri Rumah Tangga yang dikeluarkan Badan pengawasan Obat dan Makanan serta label halal Majelis Ulama Indonesia. 

"Karena keterbatasan anggaran, jadi kita masih kesulitan untuk pengadaan PIRT dan label halal. Selama ini pengurusannya masih dibiayai pemerintah. Kami yang bayarkan, gratis," katanya.

Di luar kendala PIRT dan label halal, Popi mengatakan jika tak ada hambatan berarti yang menyulitkan UMKM. Pasar modern berupa minimarket maupun supermarket yang ada di Kabupaten Bandung menurutnya sudah sangat terbuka dengan produk lokal. 

Salah seorang pelaku UMKM di bidang kuliner, Linda Ivone Matuputty menilai kebijakan pembayaran yang dilakukan minimarket terhadap pelaku usaha cukup memberatkan. Mekanisme pembayaran yang bisa memakan waktu hingga dua bulan setelah produk terjual membuat para pengusaha kewalahan. 

"Kita memasok barangnya setiap hari. Tapi pembayarannya bisa per dua bulan. Itu memberatkan bagi kami pelaku UMKM. Apalagi di tengah kondisi keterbatasan modal yang dimiliki," kata Linda. 

Terkait hal tersebut, Popi bakal mengumpulkan para pelaku usaha untuk melakukan pembahasan lebih lanjut. Dia berharap pihak minimarket bisa memberikan keringanan kepada para pelaku UMKM lokal. "Produk luar dan produk lokal jangan disamakan," kata dia.

Editor: Asri Wuni Wulandari

terbaru

Serikat Buruh Minta Pemerintah Lebih Tegas Soal Pembayaran THR

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 23:30 WIB

Sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri, serikat buruh Jabar mengingatkan pemerintah dan perusahaan untuk memenuhi kewajib...

Bandung Raya - Bandung, Serikat Buruh Minta Pemerintah Lebih Tegas Soal Pembayaran THR, Pembayaran THR,Tunjangan Hari Raya (THR),THR Buruh

Penyekatan Pemudik di Kota Bandung, Sekda: Pengecekan Belum Konsisten

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 20:57 WIB

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menilai bahwa penyekatan di cek poin larangan mudik 2021 di hari pertama masih longgar. D...

Bandung Raya - Bandung, Penyekatan Pemudik di Kota Bandung, Sekda: Pengecekan Belum Konsisten, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna,Penyekatan Pemudik di Kota Bandung,Pengecekan Kendaraan,Pengecekan Pemudik

Jelang Lebaran, Disdagin Prediksi Lonjakan Pengunjung Mal Lagi

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 20:39 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung ke mal d...

Bandung Raya - Bandung, Jelang Lebaran, Disdagin Prediksi Lonjakan Pengunjung Mal Lagi, Disdagin Kota Bandung,Lonjakan Pengunjung Mal,Lonjakan Pengunjung Pusat Perbelanjaan,Pusat Perbelanjaan Diserbu Pengunjung

Langgar Kesepakatan Pembayaran Pesangon, Buruh Tuntut PT Masterindo

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 19:51 WIB

Para buruh mendesak perusahaan tersebut karena nilai pesangon yang tidak sesuai dengan kesepakatan dan THR yang ditunda....

Bandung Raya - Bandung, Langgar Kesepakatan Pembayaran Pesangon, Buruh Tuntut PT Masterindo, Kesepakatan Pembayaran Pesangon,Pelanggaran Kesepakatan Pembayaran Pesangon,Buruh,demo buruh,pesangon,THR

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Disdagin Awasi Ketat Mal di Kota Bandu...

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 19:47 WIB

Disdagin menurunkan tim pemantau guna mengawasi kemungkinan ternyadinya lonjakan pengunjung seperti kejadian di Kings Sh...

Bandung Raya - Bandung, Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Disdagin Awasi Ketat Mal di Kota Bandung, Mal di Kota Bandung,Lonjakan Pengunjung,pelanggaran prokes,pelanggaran prokes di mal Bandung,Disdagin Kota Bandung

Dukung Larangan Mudik, Kecamatan Siapkan Rumah Isolasi

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 19:05 WIB

Untuk mendukung kebijakan larangan mudik, seluruh kecamatan di Kota Bandung menyiapkan rumah singgah. Hal itu untuk meng...

Bandung Raya - Bandung, Dukung Larangan Mudik, Kecamatan Siapkan Rumah Isolasi, Camat Arcamanik,Larangan Mudik,Rumah Isolasi Kecamatan

Kunjungi Kota Bandung, Dubes Republik Ceko Bahas Kerja Sama Pengelolaa...

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 18:41 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kunjungan dari Kedutaan Besar Republik Ceko untuk Indonesia di Ruang Kenegaraa...

Bandung Raya - Bandung, Kunjungi Kota Bandung, Dubes Republik Ceko Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah, Dubes Republik Ceko,Pengelolaan Sampah,Pemkot Bandung

Cegah Kerumunan, Puluhan Petugas Disebar ke Pusat Perbelanjaan Bandung

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 16:48 WIB

Menurut Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah, ada sebanyak 72 pegawai Disdagin yang akan memantau pusat perbelanjaa...

Bandung Raya - Bandung, Cegah Kerumunan, Puluhan Petugas Disebar ke Pusat Perbelanjaan Bandung, kerumunan pusat perbelanjaan bandung,kerumunan Mal Bandung,Disdagin Kota Bandung,Satpol PP Kota Bandung
dewanpers