web analytics
  

Ini 4 Perempuan Juara di Kota Bandung

Kamis, 8 Maret 2018 13:08 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bandung Raya - Bandung, Ini 4 Perempuan Juara di Kota Bandung, hari perempuan internasional,perempuan juara kota bandung,perempuan juara,perempuan,mimin,mimin petugas kebersihan

Seorang petugas kebersihan di Alun-Alun Kota Bandung Mimin. Dia menjadi salah satu perempuan juara di Kota Bandung versi humas.

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM—Pada 8 Maret dunia memperingatinya sebagai Hari Perempuan Internasional.  Salah satu tujuan diperingatinya Hari Perempuan Internasional untuk mencapai kesetaraan gender secara utuh oleh perempuan di seluruh dunia.

Di Kota Bandung, perempuan telah memiliki tempat tersendiri. Perempuan telah memberikan kontribusi yang besar untuk Kota Bandung. Tanpa dukungan perempuan, hampir dipastikan Kota Bandung tak bisa menjadi seperti saat ini.

Berikut ayobandung.com mengutip Humas Setda Kota Bandung yang menampilkan empat perempuan dari jutaan perempuan juara yang telah berkontribusi untuk Kota Bandung:

1. Jesy Salah (Linmas Satpol PP)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan sebagai garda terdepan penegak peraturan daerah (Perda). Salah satu yang paling sering disorot yaitu penegakan Perda K3. Tak jarang, Satpol PP Kota Bandung harus bergesekan dengan para pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai melanggar Perda K3.

Namun berkat keramahan, senyum, serta paras cantik menjadi jurus luluhkan hati para pelanggar.  Itu juga yang sering harus dilakoni oleh Jesy Salah (32). Kecintaanya terhadap Kota Bandung membuatnya bangga menjadi anggota Linmas Satpol PP. Linmas Satpol PP adalah orang yang direkrut untuk membantu tugas-tugas Satpol PP.

"Tak jarang saat kita akan melakukan penertiban, malah dimarah-marahi. Tetapi itu saya jalani dan nikmati saja. Saya jadi punya banyak teman dan pengalaman yang berharga saat menghadapi orang,” kata Jesy jebolan Politeknik Kesehatan yang kini tengah bersemangat menempuh jenjang pendidikan S1.

2. Mimin (Petugas Kebersihan)

Mimin (36)  adalah salah satu dari banyaknya petugas penyapu jalan di Kota Bandung. Banyak kisah selama hampir 2 tahun menjadi penyapu jalan. Dari terserempet motor hingga dimaki warga.

Mimin bertugas menyapu kawasan Alun-Alun kota Bandung ini bekerja dari pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB. Dia masih sering menemui warga yang buang sampah sembarangan. Padahal sudah jelas dia sedang menyapu untuk membersihkan sampah di jalan.

"Masih banyak yang suka buang sampah, kalau keliatan saya tegur baik-baik, tapi kadang ada juga yang malah balik memarahi saya. Ada juga yang ketika ditegur langsung mengambil kembali sampahnya dan membuang pada tempatnya," cerita ibu tiga anak ini.

Baginya, ada rasa kepuasan tersendiri melihat kawasan Alun-alun bersih dan didatangi banyak orang.  Apalagi, pekerjaan yang ditekuninya saat ini mampu membantu kehidupannya sehari-hari.

“Jadi semangat kalau melihat orang lain senang datang ke Alun-Alun,” jelasnya.

3. Widia Supandi (Guru SD Dewi Sartika)

SD Dewi Sartika, Balonggede di Jalan Kautamaan Istri Nomor 12 sebenarnya sekolah umum biasa. Namun, di sekolah ini sekitar 60 persen siswanya difabel. Hal ini seperti yang dicita-citakan oleh Dewi Sartika saat mendirikan sekolah istri sekitar 113 tahun yang lalu. Semua anak berhak memperoleh pendidikan yang setara.

Hal itu juga yang sepertinya menginsiprasi Widia untuk terus mengayomi siswa-siswanya di SD Dewi Sartika. Dengan kesabaran dan ketekunannya, Widia mendidik siswa-siswa difabel.

“Mengajar memang panggilan hati bagi saya,” kata Widia.

Widia mengaku, tidak mengalami banya kendala saat mengajar para siswanya. Dia hanya perlu menyesuaikan dengan materi yang dinilainya bias diikuti oleh peserta didiknya.

“Siswa difabel mampu melakukan hal sama, hanya caranya yang berbeda. Tentunya kita harus lebih banyak bersabar. Kita harus paham cara mereka memahami," ungkapnya.

Widia hanya berharap, hal yang diberikan olehnya bisa bermanfaat bagi anak-anak didiknya di masa yang akan datang.

4. Ayu (Tour Guide Bandros)

Saat ini, salah satu yang sering jadi bahan perbincangan wisatawan lokal yaitu Bandung Tour on Bus (Bandros).  Salah satu tour guide Bandros yaitu Ayu. Dia mengaku sangat menikmati menjadi pemandu wisata di bus Bandros.

"Alhamdulillah saya hobinya ngecebrek (cuap-cuap) jadi saya menikmati pekerjaan ini," ungkapnya di sela rehatnya di kawasan Alun-Alun Kota Bandung.

Interaksi dengan orang baru serta membuat orang lain senang menjadi kebanggan tersendiri bagi ayu untuk terus semangat dalam bekerja.

"Ya selalu ketemu orang baru. Pastinya kita harus membuat orang lain senang naik Bandros dan bukan menjadi bete. Kalau orang lain senang, ada kepuasan tersendiri bagi saya,” kata Ayu.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Ridwan Kamil: Sampai Kapanpun, Saya Mendoakan dan Membela Palestina

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 22:35 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut prihatin dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Ridwan Kamil pun m...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: Sampai Kapanpun, Saya Mendoakan dan Membela Palestina, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Bela Palestina,Doakan Palestina

Jago Merah Lalap Tempat Servis dan Toko Kusen di Depan Lapas Sukamiski...

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 21:26 WIB

Kebakaran di Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Senin, 17 Mei 2021, me...

Bandung Raya - Bandung, Jago Merah Lalap Tempat Servis dan Toko Kusen di Depan Lapas Sukamiskin, kebakaran Bandung,Kebakaran di Kota Bandung,Diskar PB Kota Bandung,Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin

Ridwan Kamil: Hati - Hati Pilih Karir di Era Industri 4.0

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 21:19 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan generasi muda berhati-hati memilih karir di era revolusi industri 4.0. Seb...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: Hati - Hati Pilih Karir di Era Industri 4.0, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Industri 4.0,Karir di Era Industri 4.0,Generasi Muda

2 Pemuda Hina Palestina di Tiktok Akhirnya Minta Maaf

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 21:00 WIB

Dua pemuda penghina Palestina dalam sebuah video Tiktok yang viral di media sosial, akhirnya meminta maaf atas kelakuann...

Bandung Raya - Bandung, 2 Pemuda Hina Palestina di Tiktok Akhirnya Minta Maaf, pemuda hina Palestina,Penghinaan Palestina,Pemuda Menghina Palestina

Jabar Siapkan Strategi Penguatan Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 20:46 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Presiden RI Joko Widodo dan kepala daerah se-Indo...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Siapkan Strategi Penguatan Rumah Sakit Rujukan COVID-19, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,rumah sakit rujukan covid-19,Pemprov Jabar,peningkatan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran

Waspada! Lonjakan Kasus Covid-19 Mengintai

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 20:34 WIB

Libur Lebaran 1442 Hijriah begitu singkat, terhitung mulai 13 - 16 Mei 2021.

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Lonjakan Kasus Covid-19 Mengintai , Lonjakan Kasus COVID-19,Kasus COVID-19 Usai Libur Lebaran,Kasus Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,berita bandung hari ini,lebaran,Wisata Lebaran,Wisata Bandung

Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin, Jalan Nasution Padat Merayap

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 19:17 WIB

Api membakar sebuah rumah, tepatnya di Jalan A.H. Nasution nomor 101, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati,...

Bandung Raya - Bandung, Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin, Jalan Nasution Padat Merayap, kebakaran Bandung,kebakaran rumah,Kebakaran di Kota Bandung,Kebakaran di depan Lapas Sukamiskin,Jalan Nasution Bandung Macet

Jabar Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Libur Lebaran

Bandung Senin, 17 Mei 2021 | 19:06 WIB

Pemda Provinsi Jabar intens mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran. Selain melakukan pengetesan di 17...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Libur Lebaran, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Pemprov Jabar,lonjakan kasus Covid-19,Libur Lebaran

artikel terkait

dewanpers