web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kenali Tanda-tanda dan Dampak Negatif Anak Kecanduan Gadget

Minggu, 3 Desember 2017 09:58 WIB A. Dadan Muhanda

ilustrasi (Pixabay)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Meskipun banyak larangan dan imbauan agar gadget dan telepon pintar dijauhkan dari anak-anak dan balita, namun ratusan aplikasi untuk anak di bawah 5 tahun tersedia untuk diunduh, membuktikan banyak orang tua dan pengembang aplikasi mengabaikan peringatan itu.

Sumber hiburan yang cepat dan mudah, sebenarnya sebagian bisa mengajari anak motor kemampuan, keterampilan dan koordinasi tangan-mata, bisa dimengerti mengapa orangtua menerima, atau bahkan bergantung, pada aplikasi itu.

Fenomena ini bisa jadi bertanggung jawab atas tren ketergantungan baru pada gadget.

Berdasarkan riset baru yang dipublikasikan di jurnal Psikologi Budaya Media Populer, "cara anak menggunakan gadget, bukan berapa lama mereka memakainya, adalah faktor terkuat yang bisa memprediksi masalah sosial atau emosional yang berhubungan dengan kecanduan gadget."

Ternyata, tak ada masalah berapa lama anak menghabiskan waktu untuk bermain gadget, entah itu sejam atau lima jam, meski tidak direkomendasikan untuk membiarkan mereka main lima jam seperti dilansir Independent.

Studi baru mendemonstrasikan "yang masalah bukan hanya jumlah jam, tapi apakah gadget menyebabkan masalah di aspek lain dalam hidup atau menjadi aktivitas tunggal sehari-hari".

Jadi, bagaimana mengetahui anak kecanduan? Cari ciri-ciri ini: "Jika bermain gadget mengganggu aktivitas sehari-hari, menyebabkan konflik untuk anak atau untuk keluarga, atau aktivitas satu-satunya yang membuat anak merasa senang."

Jika anak menunjukkan tanda-tanda itu, sudah waktunya bertindak karena kecanduan gadget berhubungan dengan masalah hubungan, perilaku dan emosi.

Editor: A. Dadan Muhanda
dewanpers