web analytics
  

Yuk, Jajal 6 Sate Paling Menggoda di Bandung

Jumat, 1 Desember 2017 12:12 WIB Asri Wuni Wulandari

Sate Anggrek. (Instagram @duniakulinerbdg)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Daging panggang yang dipotong-potong kecill tapi tebal itu amat menggoda alias “ngiler-able”. Belum lagi saus kacang dan kecap yang melumuri semua bagiannya. Kita bisa menyantapnya satu per satu dari setiap tusuknya. Sate memang menggoda!

Konon, abad ke-19 adalah waktu ketika awal mula sate tercipta. Beberapa menduga jika sate berasal dari seorang pedagang makanan pinggir jalan di Jawa. Sate hadir bersamaan dengan semakin banyaknya pendatang kaum Muslim Arab dan India ke Indonesia. Sejak itulah, sate kian populer.

Sebagai salah satu panganan khas Nusantara, tentu sate punya banyak penggemar, baik itu di tanah kampung halamannya atau di luar Indonesia.

Nah, untuk menemani akhir pekanmu di Bandung, kini AyoBandung merekomendasikan beberapa sate yang paling menggoda di kota kembang. Berikut daftarnya, dan selamat menikmati!

 

# Sate Anggrek

Sesuai dengan namanya, warung sate ini berada di Jalan Anggrek. Tepatnya di perempatan antara Jalan Riau – Jalan Anggrek.

Buat awas matamu ketika tiba di perempatan itu. Di salah satu pojoknya ada warung sate yang tidak terlalu besar. Seperti warung sate pinggir jalan pada umumnya, Sate Anggrek hanya mengambil badan trotoar jalan dan beratapkan terpal. Tapi percayalah, meski tampakannya terkesan biasa-biasa saja, Sate Anggrek tak pernah sepi.

Tapi tenang saja, meski harus mengantri, sate akan dengan cepat hadir di depan matamu. Sebab biasanya mereka membakar banyak sate sekaligus. Bahkan, ada pula sate yang sudah siap saji, yang bakal dicelupkan ke sebuah kuali besar berisi bumbu kacang di atas arang yang menyala.

Sedikit saran untuk yang ingin menyantap sate di Jalan Anggrek ini, datanglah di sore hari. Sebab, jika kau datang terlalu malam, maka niscaya yang kau dapatkan hanyalah pemandangan suasana akang-akang tukang sate yang tengah membereskan warungnya. Dengan kata lain, kehabisan.

AyoBandung pernah membahas warung sate ini secara lengkap. Sila simak di sini.

# Sate Maulana Yusuf

Nah, kalau kedai sate yang satu ini bisa jadi pilihanmu yang kelaparan setelah berbelanja di area pusatnya clothing store dan distro yang ada di Kota Bandung. Yup, kedai sate ini terletak di Jalan Maulana Yusuf, Dago dan telah berdiri sejak tahun 1980-an.

Sate Maulana Yusuf punya beberapa menu yang dijajakan. Ada sate kambing, sate ayam, dan soto ayam tauco. Kau bisa pilih salah satu darinya, atau semuanya sekaligus! Tenang saja, harganya cukup layak kok untuk sajian sate yang maknyus.

Meski tempatnya tak terlalu besar, tapi kedai Sate Maulana Yusuf cukup asyik buat dijadikan tempat nongkrong. Lokasinya yang outdoor bikin makan malammu bersama beberapa tusuk sate jadi lebih manis ditemani dengan bintang-bintang di langit. Dengan catatan, tidak hujan.

# Sate Buntel Kardjan

Ini adalah warung sate berumur lama. Meski lahir di Klaten, Jawa Tengah pada tahun 1925, namun sejak tahun 1960, Kadjan – si empunya sate – hijrah ke Bandung dan meneruskan usahanya di sini.

Kau akan melihat sate dalam balutan lemak daging kambing yang empuk di tempat ini. Selain itu, kau juga akan tergoda dengan sate sapi, sate ayam, juga berbagai sop, gulai, dan tongseng yang ada di Waroeng Sate Karjdan.

Tak perlu jauh-jauh untuk mengunjungi warung sate yang satu ini. Letaknya di pusat kota, tepatnya di Jalan Pasir Kaliki atau berseberangan dengan Hotel Hilton. Di sana akan Nampak jelas sebuah spanduk berwarna hijau bertuliskan “Waroeng Sate Kardjan”.

AyoBandung pernah membahasnya secara lengkap di sini.

Editor: Editor Ayobandung
dewanpers