web analytics
  

Tarif Sejumlah Ruas Tol Bakal Naik

Kamis, 9 November 2017 19:08 WIB Asri Wuni Wulandari

Ilustrasi jalan tol. (ANTARA FOTO/Adhitya Hendra)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Tujuh ruas jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga diusulkan bakal mengalami penaikan tarif pada bulan ini. Kenaikan itu nantinya akan disesuaikan dengan tingkat inflasi. Usulan telah disampaikan ke Badan Pengatur Jalan Tol alias BPJT Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Sesuai regulasi, tarif tol naik setiap dua tahun sekali disesuai dengan inflasi. Jadi, tujuh ruas itu sudah kami usulkan ke BPJT, " kata VP Divisi Operation Management PT Jasa Marga, Raddy R. Lukman menjawab pers disela Safety Driving Workshop 2017 di Jakarta, Kamis (9/11/2017) sebagaimana dilansir ANTARA.

Tujuh ruas tersebut diantaranya Tol Dalam Kota Jakarta, Tol Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa), Tol Cipularang, Tol Purbaleunyi, Tol Palikanci, Tol Semarang ABC, dan Tol Surgem (Surabaya-Gempol).

Sebenarnya masih ada tiga ruas lagi yang perlu diterapkan penyesuaian tarif, yakni Tol Jagorawi, Tol Jakarta-Tangerang, dan Tol JORR. Jika Tol Jagorawi dan Jakarta-Tangerang tak diusulkan karena telah disesuaikan bersamaan dengan program integrasi, Tol JORR kini tengah dievaluasi BPJT untuk kepentingan yang sama.

Besaran kenaikan tarifnya sendiri akan disesuaikan dengan data inflasi dua tahun terakhir besarannya, sekitar 7% dari tarif saat ini. "Ya plus minus sekitar tujuh persen, " kata Raddy. 

Raddy menambahkan jika proses persetujuan usulan kenaikan tarif tersebut didahului oleh evaluasi BPJT terhadap pemenuhan aspek Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada ruas tol tersebut. "Setelah semuanya ok, baru SK Tarif oleh Menteri PUPR dikeluarkan, " katanya. 

Raddy berharap SK kenaikan tarif sejumlah ruas tol tersebut tuntas bulan ini. "Karena jika mengacu sebelumnya per 1 November, " katanya. 

Editor: Asri Wuni Wulandari

artikel lainnya

dewanpers