web analytics
  

Ngemil di Malam Hari Tanpa Takut Gemuk, Ini Caranya...

Jumat, 3 November 2017 13:52 WIB Asri Wuni Wulandari
Gaya Hidup - Sehat, Ngemil di Malam Hari Tanpa Takut Gemuk, Ini Caranya..., ngemil tengah malam, ngemil malam hari, makan tengah malam, makan malam hari, lapar malam hari, ngemil sebelum tidur, ngemil sebelum tidur bikin gemuk, cara benar ngemil sebelum tidur

Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

AYOBANDUNG.COM – Sudah jadi rahasia umum jika makan pada larut malam bakal membuatmu bertambah gemuk. Tapi kalau kamu memang lapar, masak kamu harus menangis-nangis sembari memukul-mukul tembok karena kesal? Maka tanpa peduli kamu tentu harus periksa kulkas atau lemari makan, adakah yang bisa kamu icip malam ini?

“Merasa lapar di malam hari itu normal,” ujar Asisten Profesor di Oregon Institute of Occupational Health Sciences, Andrew McPhill sebagaimana melansir Men’s Health. “Jam biologis internal kita benar-benar meningkatkan perasaan lapar yang dirasakan di malam hari, terlepas dari perilaku apapun.”

Tapi, kalau kamu ngemil di larut malam dengan cara yang benar, kamu bisa, kok, menghindari pelebaran perut dan penambahan lemak dalam tubuh.

Pertama, kamu perlu mengerti mengapa rasa lapar itu tiba di pukul 22.00 WIB. Berdasarkan sebuah studi teranyar yang dipimpin oleh McPhill dan diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, makan sebelum tidur terkait dengan jumlah lemak tubuh yang lebih tinggi.

Untuk penelitian tersebut, McPhill bersama rekan-rekannya mengamati 110 orang berusia 18 hingga 22 tahun. Para peneliti mengikuti siklus tidur reguler mereka selama 30 hari dan asupan makanan mereka selama tujuh hari. Mereka juga menguji komposisi tubuh setiap peserta dan perubahan melatonin, hormon yang membuatmu mengantuk.

Mereka menemukan bahwa pria yang memiliki lebih dari 21% lemak tubuh, mengonsumsi setidaknya setengah dari kalori harian mereka satu jam lebih dekat dengan waktu saat kamu mengantuk. Hal ini tentu berbeda dengan pria yang memiliki lemak tubuh hanya 5-20%.

Bahwa semuanya bermuara pada jam tubuh individumu, atau seperti yang disebut peneliti : jam sirkadian malam. Inilah saat tingkat melatonin mulai meningkat dalam tubuh, yang artinya saat anda benar-benar mengantuk.

Jam sirkadianmu lah yang mendorong perubahan metabolisme harianmu. Bila kamu makan lebih dekat dengan waktu tidurmu, jam internal itu tidak mendorong metabolismemu dengan cara yang sama pada siang hari. “Artinya, kamu akan menyimpan kelebihan kalori itu sebagai lemak, bukan membakar mereka,” jelas McPhill.

Bagi kebanyakan orang, melatonin mulai naik sekitar dua jam sebelum kita tidur. Itu berarti jika waktu tidurmu adalah pukul 01.00 WIB dini hari, maka artinya sebelum pukul 23.00 WIB, kamu harus menyiapkan kudapan dan mengonsumsinya. Setelah jam 23.00 WIB, sudah, lupakan saja kudapan-kudapan itu.

Dan itu, berlaku pula untuk jam-jam yang lain. Kamu harus berhenti makan selama dua jam sebelum waktu tidurmu.

Tapi bagaimana jika kamu benar-benar lapar?

Dalam kebanyakan kasus, menghentikan diri dari ngemil seharusnya mudah. “Seringkali makan larut malam itu disebabkan karena bosan atau stres, bukan kelaparan yang sebenarnya,” ujar Pakar Nutrisi, Alissa Rumsey. “Biasanya, kalori ini adalah kalori ekstra, di atas apa yang sudah dimakan seseorang sepanjang sisa hari ini.”

Namun tidur dengan perut kosong juga bisa jadi masalah. Jika kamu benar-benar lapar, Rumsey bilang, kamu harus menyimpan makanan ringan tanpa peduli jam berapa pun itu. Sebab hal itu bakal bikin tidurmu lebih nyenyak tanpa perlu terbangun tengah malam karena lapar.

Pertanyaannya, bagaimana kamu bisa tahu kapan harus ngemil dan kapan harus menahan diri dari menengok isi kulkas? Gunakan apa yang disebut Rumsey dengan “The Carrot Test”. Tanyakan pada diri sendiri : “Jika saya memiliki beberapa wortel sekarang, apakah itu bakal memuaskan perasaan ini?” Jika jawabannya iya, maka keinginan makan di larut malam itu benar-benar disebabkan oleh kelaparan, dan kamu harus mencari beberapa makanan ringan.

Jika kamu kebelet makan di malam hari, maka pilihlah makanan yang rendah kalori dengan ramuan untuk tidur nyenyak, seperti keripik gandum.

Jadi intinya, kamu tak perlu-perlu amat memaksakan diri untuk tidur di saat lapar. Semuanya ada rumusnya, kok. Ikuti saja rumus di atas. Niscaya, ngemil di larut malam tak akan bikin kamu gemuk.

Editor: Asri Wuni Wulandari
dewanpers