web analytics
  

Rafael Marquez, Pahlawan Sepak Bola Hingga Garda Depan Kartel Narkoba

Kamis, 10 Agustus 2017 07:36 WIB Asri Wuni Wulandari
Umum - Internasional, Rafael Marquez, Pahlawan Sepak Bola Hingga Garda Depan Kartel Narkoba, Rafael Marquez Timnas Meksiko, Pemain Barcelona Narkoba, Pemain Sepak Bola Narkoba, Kasus Narkoba Pemain Sepak Bola, Kartel Narkoba Meksiko

Rafael Marquez. (REUTERS)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Dari julukan ‘si bos’ sampai predikat penjahat narkoba menempel di tubuh Rafael Marquez, mantan bintang Timnas Meksiko dan Barcelona.

Di usianya yang ke 38 tahun, Rafa – panggilan akrabnya – masih aktif menciptakan gol. Ia adalah salah satu dari pemain meksiko generasi emas 1990-an.

Debut internasionalnya didapat pada tahun 1996, tak lama setelah Hugo Sanchez pensiun. Dilaluinya bersama Atlas de Guadalajara dan setahun kemudian untuk pertama kalinya bermain bagi timnas.

Sekali waktu, ia pernah membuat pencari bakat dari AC Monaco jatuh cinta. Kala itu, ia tengah bermain untuk Meksiko melawan Chile pada Copa America 1999. Dan dari situlah, muhibah Eropa dimulainya. Hingga akhirnya ia direkrut klub besar Eropa, Barcelona, dan bahkan berhasil mengantarkannya untuk dua kali menjuarai Liga Champions.

Sempat merumput kembali di Meksiko dia bermain lagi di Eropa bersama Hellas Verona di Italia pada musim 2014-2015.  Setelah itu pindah ke New York Red Bulls dan Leon di Meksiko untuk mempersembahkan satu gelar juara liga sebelum pindah ke Atlas pada 2016 sampai sekarang.

Rafa menjadi kaptem Timnas Meksiko pada empat Piala Dunia, dan tetap bersinar sampai sekarang.

Namun sayang, Rabu waktu setempat, merebak skandal tuduhan Rafa sebagai orang terdepan dalam jaringan besar perdagangan narkotika. Tuduhan itu muncul dari Departemen Keuangan AS. Ia disebut-sebut menjadi salah satu dari 22 orang dan 43 entitas yang terkena sanksi Departemen Keuangan AS karena kaitannya dengan kartel narkotika Guadalajara.

Dikabarkan, Rafa telah lama menjalin kontak dengan bos kartel itu. Raul Flores Hernandez, namanya. Ia juga disebut telah menghimpun aset dari perdagangan narkotika.

Tak ayal, Rafa pun segera menjadi trendic topic Twitter di Mexico. Siapa yang tak terkejut ketika pahlawan olah raganya tersangkut kasus narkoba? Belum lagi perannya yang disebut-sebut sebagai ‘orang terdepan’.

Komentar warga pun beragam. Ada yang menganggap bahwa apa yang dilakukan Rafa adalah sesuatu yang buruk mengingat dirinya menjadi teladan banyak orang, termasuk anak-anak. Pun sampai yang menyebut tudingan AS itu aneh dan omong kosong belaka.

Editor: Asri Wuni Wulandari
dewanpers