web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Malaysia Sunway Group Tertarik Investasi di Kota Bandung

Kamis, 6 April 2017 17:24 WIB Arfian Jamul Jawaami

Jajaran direksi Malaysia Sunway Group datang menemui Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil untuk mulai menjajaki kerja sama di Balai Kota Bandung, Kamis (6/4/2017).(Ist)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota Bandung menyatakan Malaysia Sunway Group tertarik menanamkan investasi di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil mengatakan saat ini perusahaan multinasional asal Malaysia itu mulai menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung.

“Bandung ini di mata mereka sangat tepat untuk dijadikan pintu gerbang berinvestasi di Indonesia,” kata Ridwan, Kamis (6/4/2017).

Komunikasi dengan Sunway Group telah diawali oleh Tim Kebijakan Publik Kota Bandung yang datang menawarkan kerja sama kepada perusahaan multinasional itu.

Presentasi tim itu lantas menarik hati Direktur Sunway Group Dato Chew Chee Kin untuk berkunjung dan melihat-lihat ke Kota Bandung, yang terkesan dengan situasi ekonominya.

Ia memaparkan iklim investasi di Kota Bandung sangat kondusif dan menawarkan berbagai proyek pembangunan yang bisa dikerjasamakan.

Di Kota Bandung pintu investasi sudah terbuka dengan adanya peraturan presiden untuk kerja sama pemerintah dan swasta.

“Mereka juga mendengar cerita tentang kereta api cepat, dan lain-lain. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka akan datang lagi untuk langsung membicarakan proyek yang detail,” ujarnya.

Mereka, menurut Ridwan, hanya khawatir soal kendala proses perizinan. Namun, Ridwan meyakinkan dengan menceritakan kisah sukses UTC, perusahaan Amerika Serikat, yang sudah mulai beroperasi dengan lancar.

“Saya ceritakan yang UTC yang proyek Rp2 triliun itu lancar dan sudah beroperasi sehingga itu bisa menjadi percontohan bagaimana Pemkot Bandung akan mengawal investasi-investasi besar di Kota Bandung,” katanya.

Ridwan mengharapkan agar metode tersebut bisa menjadi wadah untuk melibatkan sektor swasta dalam pembangunan daerah. Investasi yang diberikan oleh swasta dapat menjadi solusi untuk mengakselerasi pembangunan di Kota Bandung.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers