web analytics
  

Ini Konsep Public Artwok di Gasibu

Senin, 3 April 2017 18:42 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Ini Konsep Public Artwok di Gasibu, lapangan gasibu

Air mancur Lapangan Gasibu.(Jabarprov.go.id)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Australia Selatan bekerja sama membangun  public artwork di Gasibu Kota Bandung.

Dua pemerintah tersebut menunjuk seniman untuk menggarap proyek public artwork. Dari Australia Selatan seniman yang ditugaskan menggarap yakni Steven Cybulka, sementara seniman Jabar Arin Dwihartanto Sunaryo.

Arin mengatakan public artwork tersebut ditargetkan selesai September mendatang.

"Saya yang menggarap instalasi, kalau Steven menggarap base," tutur Arin, Senin (3/4/2017).

Menurutnya, konsep public artwork tersebut merupakan instalasi seni rupa yang akan melibatkan masyarakat.

"Konsepnya passage of sound yang melibatkan publik," katanya.

Dia menjelaskan Lapangan Gasibu merupakan ruang publik sangat cocok jika dihadirkan kreasi seni yang bisa berinteraksi. Dengan adanya instalasi tersebut akan menambah daya tarik Lapangan Gasibu.

Dia menjelaskan instalasi yang akan dibangun tersebut berbentuk susunan logam yang bisa menghasilkan bunyi. Adapun nada yang digunakan merupakan nada pentatonik khas Sunda.

Uniknya logam yang disusun tersebut meski mengeluarkan nada pentatonik, namun bentuknya tidak seperti alat musik pada umumnya seperti gamelan. Tapi berbentuk besi dengan pola bergelombang seperti pola gelombang suara.

"Bentuk yang saya buat itu seperti sound wave. Tapi ada sedikit hambatan makanya saya melakukan pendekatan sains dengan menggandeng teman yang ahli dalam bidang tersebut," katanya.

Saat ini Arin sedang mencari material yang cocok untuk membuat instalasi tersebut.

"Kemungkinan pakai kuningan atau perunggu, selain suara yang dihasilkan bagus juga logam jenis itu usianya lama," imbuhnya.

Rekan Arin yakni Jack Arthur Simajuntak mengatakan pendekatan sains yang akan dilakukan mencari cara agar suara yang dihasilkan akan bagus dan konsisten.

"Bentuk tidak beraturan yang dirancang Arin memiliki karakter mengeluarkan suara yang kurang konsisten, makanya pemilihan bahan akan sangat menentukan," katanya.

Sebagai rekan yang direkrut oleh Arin, Jack mengaku akan berusaha untuk mencari cara agar suara yang dihasilkan bisa maksimal dan konsisten.

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers