web analytics
  

GarudaFood Beri Edukasi Dini Peduli Lingkungan dengan Bank Sampah

Sabtu, 1 April 2017 01:14 WIB Asri Wuni Wulandari
Bisnis - Event, GarudaFood Beri Edukasi Dini Peduli Lingkungan dengan Bank Sampah, garuda food, bank sampah

Para siswa-siswi sangat antusias menyimak & mendengarkan penjelasan tentang tata cara membaca label kemasan pada makanan yang dilakukan oleh Relawan GarudaFood Sehati dalam Program Sahabat Inspirasiku, di SDN 09 Kebayoran Lama Utara (31/3). (Dok. GarudaFood Sehati)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Meningkatnya angka kepadatan penduduk serta keterbatasan lahan untuk menampung sisa konsumsi menjadi salah satu faktor penyebab volume sampah yang terus menggunung. Merespon kondisi inilah, GarudaFood Sehati bersama dengan Komunitas Bank Sampah Melati Bersih memberikan edukasi sejak dini kepada siswa-siswa sekolah dasar tentang konsep bank sampah dan food safety, melalui program Sahabat Inspirasiku.

Corporate Communication Head GarufaFood, Dian Astriana menyebutkan bahwa program ini bertujuan untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sedini mungkin. “Ini juga mengedukasikan mengenai penerapan konsep food safety dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya dalam siaran persnya, Jum’at (31/3/2017).

Bank Sampah Melati Bersih sendiri merupakan wadah pemberdayan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kesadaran itu diaplikasikan dengan metode bank sampah an-organik. Setiap orang bisa melakukan pemilahan sampah an-organik, kemudian disetor ke bank sampah, dan hasilnya akan dicatat dalam buku tabungan yang telah dikonversikan ke nilai rupiah.

“Ini adalah edukasi bahwa sampah ternyata memiliki nilai ekonomis jika kita jeli melihat peluang,” ujar Dian. Melalui konsep bank sampah, lanjutnya, mereka diperkenalkan mengenai cara memilah dan mengelompokkan sampah untuk diolah.

Selain itu, program ini juga mengedukasi tentang keamanan pangan (food safety). “Bagaimana anak-anak mengenal makanan yang aman untuk dikonsumsi serta cara membaca label kemasan,” ujarnya.

Dian pun berharap, melalui program ini, generasi muda dapat menjadi agent of change bagi lingkungan mereka sendiri.

Editor: Asri Wuni Wulandari

artikel terkait

dewanpers