web analytics
  

Cita Rasa Nusantara dalam Luncuran Signature Menu d'best Hospitality

Rabu, 22 Maret 2017 16:17 WIB Asri Wuni Wulandari
Bisnis - Hotel, Cita Rasa Nusantara dalam Luncuran Signature Menu d'best Hospitality, d best hospitality, signature menu, menu nusantara

Sajian Udang Goreng Lababur sebagai salah satu Signature Menu d'best Hospitality, Bandung. (AyoBandung/Anggun Nindita)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Sudah banyak hotel berdiri di Bandung. Tapi bisa jadi kesemua hotel yang berdiri di kota bunga ini hanya menawarkan konsep yang itu-itu saja. Apa lagi yang jadi daya tarik bagi sebuah hotel selain tarif dan kenyamanan? Jawabannya mungkin hidangan kuliner yang disajikan oleh hotel itu sendiri. Misalnya saja dengan inovasi yang dilakukan oleh d’best Hospitality untuk menggaet wisatawan lewat sajian kulinernya.

“Karena sebenarnya bisnis perhotelan itu tidaklah sederhana, namun unik. Kami ingin d’best Hospitality menjadi berbeda. Yaitu bentuk boleh modern, namun insight tetap mengedepankan Nusantara,” ujar CEO d’best Hospitality, Dimas Besari di Hotel d’best Express di bilangan Mohammad Toha, Bandung, Rabu (22/3/3017).

Voila! Inovasi itu pun dibuktikan melalui diluncurkannya beberapa signature menu beraroma Nusantara yang kelak akan jadi menu hidangan andalan di tiga hotel yang dikelola oleh d’best Hospitality.

Kesukaan Dimas dengan kudapan Nusantara menjadi salah satu pertimbangan d’best Hospitality untuk lebih menonjolkan hidangan Nusantara dibandingkan dengan hidangan lainnya.

Tanpa mengelakkan modernitas, d’best Hospitality mengusung konsep sajian Nusantara dengan sentuhan modern. Dimana, beberapa signature menu ini dibuat dengan menggunakan teknik masak modern ala masyarakat urban kekinian namun tetap setia dengan bumbu rempah-rempah klasik non MSG ala Nusantara.

Misalnya saja Oxtail Hainan atau Buntut Hainan yang memadukan buntut dengan bumbu Hainan yang berasal dari negeri tirai bambu. Bahkan konon, Buntut Hainan ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Bandung.

Kemudian Nasi Pepes Teri Hayam Bongkos. Kukusan nasi dengan ayam yang dibungkus oleh daun pisang. Harum semerbak muncul dari bumbu kuning yang digunakan sebagai penyedap rasa sajian itu.

Selain itu ada juga Gurame Goreng Kaweni. Hidangan berbahan dasar ikan ini awalnya dibumbui oleh rempah-rempah khas Nusantara seperti bawang merah, bawang putih, juga kecap ikan. Terlebih sajian sambalnya yang terbuat dari cabai, kemiri, daun jeruk, dan daun ketumbar. Uh, menggugah selera!

Yang terakhir adalah hadiah bagi para pecinta seafood. Adalah Udang Goreng Lababur. Sekilas, nama ‘Lababur’ terdengar tidak begitu familiar. Rupanya itu merupakan kependekan dari lada, bawang, dan gurih. Ya, rasa gurih dan pedas memang mendominasi citarasa sajian ini. Aroma sedap datang dari irisan bwang putih yang diiris tipis dan digoreng kering, semakin sedap wanginya ketika dipadukan dengan daun jeruk. Ditambah, sayur kangkung bumbu merah yang jadi pelengkap sajian.

Ketiga menu tersebut bisa ditemui di tiga unit hotel yang dimiliki oleh d’best Hospitality. Diantaranya, d’best  Hotel di Jalan Otista, d’best Hotel Sofia Jalan Teuku Angkasa, dan d’best Express di Jalan Mohammad Toha.

Dalam urusan penempatan lokasi hotel, d’best Hospitality sengaja memilih lokasi yang berada di kawasan yang terbilang dekat dengan pusat perbelanjaan atau wisata Bandung. Misalnya saja d’best Hotel di Jalan Otista yang berdekatan dengan Pasar Baru atau salah satu platform utama wisata Bandung, Masjid Agung.

Setelah dikelola dengan manajemen yang semakin baik, tingkat okupansi untuk ketiga hotel yang dikelola oleh d’best Hospitality sudah mencapai sekitar 70%.

“Untuk ke depannya kami akan lebih banyak untuk terjun dalam digital marketing dan bekerjasama dengan agen travel online yang terpercaya. Kami juga ingin manajemen hotel juga bisa lebih banyak menggaet kaum muda,” tutupnya.

(Anggun Nindita)

Editor: Asri Wuni Wulandari
dewanpers