web analytics
  

Menengok BITC, Tempat Kumpulnya Orang Kreatif di Cimahi

Minggu, 26 Februari 2017 11:04 WIB Adi Ginanjar Maulana
Gaya Hidup - Komunitas, Menengok BITC, Tempat Kumpulnya Orang Kreatif di Cimahi, bitc,cimahi,animasi

BITC.(Hengky/AyoBandung)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Kemunculan wacana Kota Cimahi sebagai produsen animasi di Tanah Air tidak bisa dipisahkan dari pembangunan Gedung Baros Information Technology Creative atau BITC. Sejak berdiri 2008 lalu, gedung berlantai lima ini telah menjadi jangkar yang mewarisi ambisi Kota Cimahi meraih predikat kota animasi.   "BITC ini dibangun untuk mendukung berbagai macam kegiatan industri telematika, termasuk animasi di dalamnya," kata Kepala Sub Bagian Unit Pelaksana Teknis Tata Usaha Teknopark Kota Cimahi, Ahmad Suparlan, kepada AyoBandung, Minggu (26/2/2017).   Saat mulai dibangun, BITC diproyeksikan dapat menjadi ruang alternatif tempat berkumpulnya para begawan telematika, termasuk animator. Berbagai fasilitas telematika disediakan untuk menunjang ambisi tersebut.   Lantai dasar bangunan ini difungsikan sebagai co-walking space, lantai dua berisi startup anchor tenant, lantai tiga, dan empat diperuntukan bagi premium tenant. Di lantai lima, terdapat aula yang difungsikan bagi event-event telematika.   Insan-insan yang berkegiatan di BITC telah melahirkan berbagai produk-produk animasi. Salah satu yang terkenal yakni Keluarga Somat yang tayang di salah satu stasiun televisi nasional. Kartun tersebut diproduksi di studio Dreamtoon yang berada di BITC. Sebagian besar pentolannya merupaka anak-anak muda Kota Cimahi yang telah digojlok di Cimahi Creative Association (CCA).   Keluarga Somat merupakan film animasi komedi yang telah mengudara sejak 8 Juni 2013. Film ini juga pernah diganjar Anugerah Komisi Penyaran Indonesia (KPI) 2015 kategori Film Animasi Terbaik.   Dituturkan Ahmad, Pemerintah Kota Cimahi memiliki visi menjadikan BITC sebagai corong industri animasi. Karenanya, gedung ini juga kerap dijadikan lokasi Praktik Kerja Industri (Prakerin) siswa-siswa SMK.   Tak jarang, BITC menjadi tempat berkumpul komunitas-komunitas industri kreatif, untuk saling bertukar-tangkap gagasan. Terdapat pula akademi komunitas yang turut berkegiatan. "Letaknya di lantai satu dan lantai dua. Kemarin baru saja wisuda angkatan pertama," katanya.   BITC dibuka untuk kunjungan publik luas tanpa kecuali. Setiap hari, imbuh Ahmad, pengunjung silih berganti mendatangi BITC, utamanya kalangan pelajar dan mahasiswa.    "Kegiatannya macam-macam, ada yang nanya masalah animasi, ada yang konsultasi proyek, ada yang ingin belajar. Banyak juga mahasiswa datang ke sini yang bertanya referensi masalah animasi," sebutnya.   Setiap pengunjung dapat menyaksikan berbagai kegiatan dan fasilitas canggih di BITC. Pengelola juga bakal menyediakan penuntun jika diperlukan. Namun demikian, tak sembarang orang dapat menggunakan fasilitas seenak udel. Terdapat aturan prosedural yang mesti dilalui.   "Kalau mau menggunakan fasilitas, harus bersurat dulu ke Diskopindag, selaku pengelola. Nanti kebijakan dari dinas seperti apa, baru didisposisikan ke kita. Prosesnya tiga hari atau seminggu. Kalau kunjungan dadakan, enggak bisa (menggunakan fasilitas). Ada mekanisme yang harus ditempuh," kata dia.(Hengki Sulaksono)
Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers