web analytics
  

BTN Luncurkan KPR untuk Pekerja Informal

Jumat, 24 Februari 2017 14:05 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, BTN Luncurkan KPR untuk Pekerja Informal, btn,kpr untuk pekerja informal,kpr

Logo BTN

SEMARANG, AYOBANDUNG.COM--PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk meluncurkan proyek perumahan bagi pekerja di sektor informal dengan skema kredit pemilikan rumah mikro.

"Produk ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah terutama pekerja di sektor informal yang jumlahnya diprediksi mencapai 6,5 juta orang," kata Direktur Utama Bank PT BTN Tbk, Maryono, usai peluncuran KPR BTN Mikro di Wisma Perdamaian Semarang, Jumat (24/2/2017).

Produk KPR BTN Mikro membidik keluarga atau individu yang memiliki penghasilan rata-rata Rp1,8-2,8 juta/bulan.

"Segmen masyarakat ini merupakan segmen yang paling membutuhkan akses pembiayaan karena mereka tidak masuk dalam kategori penerima KPR subsidi baik dalam skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan  maupun subsidi selisih bunga dan juga subsidi bantuan uang muka yang dikucurkan pemerintah," katanya.

Meski menyasar segmen MBR, bank pelat pemerintah dengan kode BBTN itu mengisyaratkan KPR BTN Mikro ini bukan bagian dari program bantuan pendanaan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah. "Pendanaan KPR Mikro ini murni inisiatif Bank BTN," katanya.

Untuk suku bunga KPR BTN Mikro ini sebesar 7,99%/tahun dengan sistem angsuran mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan.

Dia mengatakan KPR BTN Mikro ini dapat digunakan untuk pembelian rumah baru atau "second", pembelian kavling, pembangunan rumah di atas lahan yang sudah dimiliki, dan perbaikan atau renovasi rumah.

Maryono mengatakan untuk pembelian rumah pertama, Bank BTN menerapkan uang muka sebesar 1%, sedangkan untuk renovasi rumah atau pembangunan rumah, uang muka diwajibkan minimal 10%.

"Uang muka ini bisa digunakan untuk mencairkan KPR Mikro, dengan plafon maksimal Rp75 juta," katanya.

Adapun untuk penyaluran KPR BTN Mikro tahun ini sebesar Rp150 miliar. Untuk tahap awal, KPR BTN Mikro ini menyasar ke Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, menyambut baik program itu.

"Seharusnya untuk MBR segmen progam FLPP juga bisa masuk ke sini. Segmen pedagang mie dan bakso ini jumlahnya di seluruh Indonesia mencapai jutaan, harapannya bisa membantu mereka memperoleh rumah yang layak," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers