web analytics
  

Geopark Ciletuh & Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Senin, 20 Februari 2017 22:20 WIB Adi Ginanjar Maulana
Gaya Hidup - Wisata, Geopark Ciletuh & Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Geopark ciletuh,pangandaran,kawasan ekonomi khusus

Sejumlah nelayan menarik tambang jaring ered dengan panjang 500 meter di pesisir Pantai Timur, Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (15/2 ). Dalam sehari nelayan menangkap ikan menggunakan jaring ered 6-7 kali tangkapan, dengan hasil tangkapan ikan berkisar 1-2 kuintal dalam sekali tangkapan. (Ramdhany)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan Geopark Ciletuh dan Pangandaran bakal sebagai Kawasan Ekonomi Khusus bidang pariwisata kepada pemerintah pusat.           Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan usulan tersebut akan diserahkan ke Kementerian Pariwisata.
"Dua-duanya sedang kita siapkan. Sebagian Pangandaran dan sebagian Ciletuh sedang diusulkan ke Kemenpar (Kementerian Pariwisata) untuk menjadi KEK bidang kepariwisataan," katanya, Senin (20/2/2017).
 KEK itu untuk mendukung kedua kawasan wisata tersebut agar lebih berkembang.          
Aher mengharapkan melalui KEK akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
         
"Saya kira tema pertumbuhan ekonomi via pariwisata harus diperbesar dan diperluas di mana-mana. Karena ini nyaman dan dampaknya utuh dimiliki oleh masyarakat," ujar dia.
         
Untuk itu, Pemprov Jabar akan memperbaiki dan membuat infrastruktur pendukung KEK. Di Ciletuh saat ini pemerintah telah membangunan infrastruktur seperti jalan dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, misalnya hotel dan jaringan komunikasi melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
         
Di Pangandaran, "runway" Bandara Nusawiru akan diperpanjang agar semakin bergeliat aktivitasnya.
         
"Kawasan ini akan semakin ditata, semakin rapi, semakin nyaman. Yang kedua akan lebih difokuskan menjadi tempat destinasi wisata, sehingga semakin banyak juga 'spending money' di sana kan. Dan pada saat yang sama juga kita berbicara dampak, dampaknya pasti meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," kata dia. 
Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers