web analytics
  

Pakai Minyak Rambut, Kepala Lelaki Ini Malah Botak & Muncul Benjolan

Jumat, 17 Februari 2017 11:13 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Internasional, Pakai Minyak Rambut, Kepala Lelaki Ini Malah Botak & Muncul Benjolan, lee hardy,minyak rambut,unilever,vo5,rambut,benjolan

Lee Hardy.(Metro.co.uk)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Seorang ayah percaya ia meninggalkan botak setelah menggunakan minyak rambut sehingga kulit kepalanya seperti terbakar.

Lee Hardy (24) dari Pudsey Leeds Inggris mengaku kepalanya sedikit nyeri setelah membeli VO5.

Beberapa hari kemudian, rambutnya mulai rontok dan kulit kepalanya tertutup luka kering.

"Setelah menggunakan produk selama beberapa hari, kepala saya mulai menjadi kering dan gatal. Ketika saya melihat ke cermin, saya merasa ngeri dan rambut saya rontok dalam bentuk gumpalan," ujarnya seperti dikutip dari Metro.co.uk, Jumat (17/2/2017).

"Saya telah menggunakan produk di masa lalu dan tidak punya masalah apapun. Tapi ketika membeli produk pada bulan Januari lalu justru ada keanehan," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa dia ditawari £ 20 voucher dari VO5.

"Mengapa saya perlu voucher untuk produk rambut ketika baru saja kehilangan rambut, itu sebuah penghinaan. Saya pergi ke dokter yang memberi sampo pelembab tapi tidak membantu," ujarnya.

Dia telah menghubungi perusahaan pemilik produk VO5 yang kini telah memulai penyelidikan.

Lee mengklaim VO5 telah menawarinya £210 untuk menyelesaikan kasus namun dia menolaknya.

"Saya ingin mencari akar masalahnya dan mencari tahu apa yang ada di produk."

"Karyawan memang sangat membantu, tetapi beberapa dari mereka tertawa ketika saya menyebutkan masalah ini."

"Saya bahkan pernah melakukan tes alergi untuk membuktikan saya tidak alergi terhadap apa-apa," katanya.

"Saya tidak pernah punya masalah dengan kulit kepala saya sebelumnya."

"Kulit di kepala sekarang sudah mulai mengelupas terkadang berdarah dan saya sekarang harus melembabkannya tiga kali sehari," katanya.

Seorang juru bicara Unilever mengatakan pihaknya tidak punya keluhan lain tentang produknya. "Kami akan menyambut kesempatan untuk menyelidikinya lebih lanjut," ujarnya.

"Keamanan dan kualitas produk kami merupakan prioritas utama dan kami sudah menghubungi Lee untuk mengembalikan produk," katanya.(Adi Ginanjar Maulana)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers