web analytics

Kuasa Hukum Ahok Permasalahkan Ahli yang Diajukan JPU

clockSenin, 13 Februari 2017 10:36 WIB userAdi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Kuasa Hukum Ahok Permasalahkan Ahli yang Diajukan JPU, mui,ahok,penodaan agama,maruf amin,penistaan agama,basuki tjahaja purnama,sidang ahok

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memasuki ruang sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/2). Persidangan kesepuluh tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengagendakan menghadirkan empat saksi ahli.(Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Tim Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mempermasalahkan Muhammad Amin Suma ahli Agama Islam yang dihadirkan oleh JPU dalam lanjutan sidang Ahok karena memiliki konflik kepentingan.

"Beliau adalah Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI. Beliau adalah orang yang ikut membahas sikap dan keagamaan MUI soal kasus penodaan agama Ahok sehingga mempunyai konflik kepentingan," kata salah satu anggota tim kuasa hukum Ahok dalam lanjutan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Atas dasar itu, tim kuasa hukum Ahok merasa keberatan dengan pemanggilan Muhammad Amin Suma yang juga Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

"Kami mohon Majelis Hakim berkenan dengan keberatan kami ini karena ahli tidak kredibel dan tidak patut didengar keterangannya," kata tim kuasa hukum Ahok.

Sementara Ketua Tim JPU Ali Mukartono menyatakan bahwa kehadiran Muhammad Amin Suma merupakan permintaan dari penyidik di mana secara resmi telah mengirimkan surat secara tertulis ke MUI.

Setelah mendengar penjelasan baik dari JPU maupun penasehat hukum, Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarso tetap menerima ahli untuk memberikan keterangannya dalam sidang kesepuluh Ahok itu.

"Majelis Hakim tetap berpedoman memeriksa ahli akan tetapi mengenai dipakai atau tidaknya akan kami pertimbangkan dalam putusan nanti," kata Dwiarso.

Muhammad Amin Suma sendiri melaksanakan tugas menjadi ahli berdasarkan surat tugas dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 8 November 2016.

JPU dijadwalkan menghadirkan empat ahli antara lain ahli Agama Islam Muhammad Amin Suma, ahli Bahasa Indonesia Mahyuni dan dua ahli hukum pidana masing-masing Mudzakkir dan Abdul Chair Ramadhan.

Ahok dikenakan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Menurut Pasal 156 KUHP, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Perkataan golongan dalam pasal ini dan pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras, negeri asal, agama, tempat asal, keturunan, kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara.

Sementara menurut Pasal 156a KUHP, pidana penjara selama-lamanya lima tahun dikenakan kepada siapa saja yang dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

AJI Gelar Pelatihan 'Jurnalisme & Trauma'

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 20:00 WIB

Jurnalis dapat membantu pihak berkonflik atau bahkan pemerintah untuk memahami penyebab dan konteks konflik yang terjadi...

Umum - Nasional, AJI Gelar Pelatihan 'Jurnalisme & Trauma', AJI,aliansi jurnalis independen,Pelatihan Jurnalisme,Jurnalisme & Trauma

Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Apa Kata Jokowi?

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 16:41 WIB

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan jumlah limbah medis Covid-19 per 27 Juli 2021 me...

Umum - Nasional, Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Apa Kata Jokowi?, Limbah Medis Covid-19,Jumlah Limbah Medis Covid-19,Limbah Medis Covid-19 Indonesia,Bahaya Limbah Medis Covid-19,Penanganan Limbah Medis Covid-19

Umrah dari Wilayah Pandemi Covid-19 Langgar Pesan Rasulullah SAW

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:44 WIB

Arab Saudi telah membuka izin umrah. Jamaah asal Indonesia pun dapat berumroh dengan berbagai persyaratan, salah satunya...

Umum - Nasional, Umrah dari Wilayah Pandemi Covid-19 Langgar Pesan Rasulullah SAW, Umrah,Jemaah Umrah,umrah 2021,aturan umrah

Data Nasabah Bocor, Direksi BRI Life Dipanggil Kominfo

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:30 WIB

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku telah menerima informasi terkait dugaan kebocoran data pribadi...

Umum - Nasional, Data Nasabah Bocor, Direksi BRI Life Dipanggil Kominfo, BRI Life,data nasabah BRI Life bocor,data nasabah BRI Life dijual,data nasabah BRI Life dicuri

TNI AU Paparkan Kronologi Anggotanya Injak Kepala Seorang Warga Papua

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 12:55 WIB

TNI Angkatan Udara (AU) menyampaikan kronologi kejadian hingga dua orang anggotanya melakukan tindakan berlebihan dengan...

Umum - Nasional, TNI AU Paparkan Kronologi Anggotanya Injak Kepala Seorang Warga Papua, Anggota TNI arogan,Anggota TNI injak kepala warga Papua,Kepala warga Papua diinjak anggota TNI,Papua,TNI AU

Begini Perkembangan Kartu Prakerja Gelombang 18, Simak Sampai Tuntas!

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 12:02 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja tengah bersiap untuk membuka Kartu Prakerja Semester II yaitu gelombang 18. Kartu Pr...

Umum - Nasional, Begini Perkembangan Kartu Prakerja Gelombang 18, Simak Sampai Tuntas!, Program Kartu Prakerja,Informasi Terbaru Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja Gelombang 18,11 Poin Wajib Dipastikan Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18,Cara Lolos Kartu Prakerja gelombang 18

Epidemiolog: Lonjakan Covid-19 Diprediksi Mereda Oktober

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 11:42 WIB

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menduga kasus Covid-19 baru mulai menunjukkan angka penu...

Umum - Nasional, Epidemiolog: Lonjakan Covid-19 Diprediksi Mereda Oktober, lonjakan covid-19,Akhir Lonjakan Covid-19,Lonjakan Covid-19 Indonesia,Jumlah kasus Covid-19 Indonesia,kasus Covid-19 di Indonesia,Kasus aktif Covid-19 di Indonesia,Lonjakan Kasus aktif Covid-19 di Indonesia

Akan Dibuka, Berikut Cara Agar Jamaah Haji Indonesia Bisa Berangkat Um...

Nasional Rabu, 28 Juli 2021 | 10:54 WIB

Baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi diberitakan hendak membuat peraturan yang akan mensanksi war...

Umum - Nasional, Akan Dibuka, Berikut Cara Agar Jamaah Haji Indonesia Bisa Berangkat Umrah, COVID-19,Arab Saudi,Umrah

artikel terkait

dewanpers
arrow-up