web analytics
  

Belajar Cantik Ala Supermodel

Minggu, 12 Februari 2017 19:39 WIB Asri Wuni Wulandari
Gaya Hidup - Komunitas, Belajar Cantik Ala Supermodel, beauty class, komunitas bandung

Suasana kegiatan "Training Pose & Beauty Class" di UIN Student Center, Bandung, Minggu (12/2) -- (AyoBandung/Arditya Pramono)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Memangnya hanya seorang model yang tahu bagaimana cara berdandan dan berpose? Tentu tidak! Perempuan mana pun boleh lho jago dandan dan berpose bak supermodel.

Sekumpulan perempuan berkumpul di di Universitas Islam Negeri (UIN) Student Center, Minggu (12/2). Mereka belajar bagaimana cara berdandan dan berpose yang baik. Mengambil tema “Training Pose & Beauty Class”, agenda yang dilakukan Komunitas Delimania ini bertujuan untuk mengajarkan bagaimana cara berpose dan berdandan agar terlihat lebih cantik.

“Kami mengajarkan kepada para wanita, khususnya yang berhijab, cara berpose dengan benar sehingga hasil foto mereka dapat menunjukan keunikan diri masing-masing dan memancarkan kecantikan natural,”ungkap salah seorang penggiat kegiatan ini, Arnovella.

Komunitas Delimania sengaja mengundang seorang selebgram (selebritis instagram) kenamaan Bandung, Irlita Almaida dan juga brand ambasador Delima, Ira Ary Monica untuk dapat berbagi rahasia bagaimana berpose didepan kamera dengan baik dan benar agar mendapatkan cantik yang maksimal.

“Di sini ada selebgram Irlita Almaida yang akan ngajarin cara duduk dan berdiri yang benar, cara mendapatkan background foto yang pas, mengatur pencahayaan dan lainnya. Sedangkan Ira Ari Monica, yang juga seorang model, akan mengajarkan bagaimana cara berekspresi dengan baik dan benar didepan kamera,” jelasnya.

Arnovella menambahkan setelah mendapatkan pengajaran tentang cara berpose, para peserta pun akan diajak untuk berdandan dengan baik dan benar agar terlihat lebih menawan.

“Para peserta akan belajar berdandan. Mereka akan diberikan kaca beserta sejumlah alat make up, lalu bersama beberapa instruktur mereka akan mendandani wajah masing-masing,” jelasnya.

(Arditya Pramono)

Editor: Asri Wuni Wulandari
dewanpers