web analytics
  

Ini Penjelasan Kenapa Tukang Cukur Banyak dari Garut

Senin, 30 Januari 2017 17:10 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Unik, Ini Penjelasan Kenapa Tukang Cukur Banyak dari Garut, garut,tukang cukur,pangkas rambut,barbershop

(graphis.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG--Praktik pemotongan rambut pada pria berawal sejak 400 tahun sebelum Masehi di Macedonia. Hingga berkembang pada abad keempat yang tidak hanya memotong rambut namun tukang cukur atau kapster berperan layaknya tabib karena dapat mengobati luka pendarahan, pembedahan dan ahli gigi.

Dari sinilah awal lahirnya tiang barbershop yang diisi oleh warna merah, putih, dan biru yang mana menjadi simbol turun menurun sampai hari ini. Warna merah berarti darah, putih bermakna perban bersih, serta biru menyiratkan pembuluh darah sedangkan bentuk spiral menggambarkan perban yang diperas.

Awal mula masuknya barbershop ke Indonesia tertera dalam buku Wajah Bandoeng Tempoe Doeloe karangan Haryoto Kunto yang menceritakan orang keturunan Tionghoa di Bandung terkenal sebagai ahli pemangkas rambut serta membersihkan kotoran telinga.

Adapun sejarah mengenai orang Garut yang berprofesi sebagai kapster lahir berkat konflik politik karena adanya pemberontakan Darul Islam atau Tentara Islam Indonesia (DI/TII) sehingga pada awal tahun 1950 banyak pribumi Garut mengungsi dan bekerja sebagai kapster di berbagai daerah Indonesia.

Orang Garut yang sukses menjadi kapster lantas kembali pulang dan mengajak pemuda lain untuk mengikuti jejaknya di perantauan. Wilayah penghasil kapster di Garut tersebar di daerah seperti Desa Bagendit, Banyuresmi, Wanaraja, dan Bina Karya.

"Ini sudah semacam pekerjaan turun menurun di Garut bahkan gunting yang saya gunakan adalah buah warisan," ujar Eriec Toto, kapster asal Garut yang juga anggota Paguyuban Pangkas Rambut Indonesia kepada AyoBandung, Senin (30/1/2017).

Kapster asal Garut dikenal senang mengobrol, ramah dan teliti dalam pengerjaan. Hingga kini warga pribumi Garut mendominasi profesi kapster di bagian barat Indonesia.

"Untuk bagian barat didominasi oleh kapster asal Garut sedangkan belahan timur Indonesia banyak dari para kapster berasal dari Pulau Madura. Karena Madura memiliki sejarah yang lebih panjang dari periode di Garut," ujar Ridwan Setiawan selaku pemilik Barberhaze.

Kegiatan memijit selepas mencukur merupakan ciri khas dari kerja para kapster asal Garut. Hal tersebut masih dipertahankan hingga saat ini bahkan menjadi identik bagi barbershop di Indonesia.

Maka tidak heran jika pemangkas asal Garut menjadi pilihan yang menjadikan profesi tersebut sebagai lahan rezeki primer di beberapa daerah di Garut.

"Saya pernah dengar kalau pendapatan terbesar di Banyuresmi berasal dari profesi sebagai kapster," kata Ridwan. (Arfian Jamul)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Udara Segar Dijual dalam Botol Rp 1,4 Juta, Mau Beli?

Unik Kamis, 4 Maret 2021 | 22:31 WIB

Salah satu perusahaan di Inggris bernama Coast Capture Air mendadak viral di dunia maya lantaran menjual udara pantai pa...

Umum - Unik, Udara Segar Dijual dalam Botol Rp 1,4 Juta, Mau Beli?, Coast Capture Air,Udara Segar Dijual dalam Botol

Mengapa Keju Swiss Berlubang?

Unik Kamis, 4 Maret 2021 | 10:41 WIB

Sebenarnya, yang membuat keju Swiss berlubang adalah bakteri yang disebut Propionibacterium freudenrichii subspesies she...

Umum - Unik, Mengapa Keju Swiss Berlubang?, keju berlubang,kenapa keju swiss berlubang,kenapa keju berlubang,keju swiss berlubang,fungsi lubang pada keju

172 Tahun Hilang, Burung Endemik Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan

Unik Rabu, 3 Maret 2021 | 22:30 WIB

Burung endemik Pelanduk Kalimantan atau malacocincla perspicillata membuat kejutan. Bagaimana tidak, sempat hilang selam...

Umum - Unik, 172 Tahun Hilang, Burung Endemik Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan, Burung Endemik Pelanduk Kalimantan,Burung Langka,Burung Pelanduk Kalimantan

San Diego Hills Trending Topik Twitter, Warganet: Meninggal Mahal

Unik Rabu, 3 Maret 2021 | 22:08 WIB

San Diego Hills mendadak jadi trending topik di media sosial Twitter pada hari ini. Lebih dari 7.291netizen membahas pem...

Umum - Unik, San Diego Hills Trending Topik Twitter, Warganet: Meninggal Mahal, San Diego Hills,Trending Topik Twitter,Pemakaman San Diego Hills

Kain Batik Antibakteri Siap Diproduksi Tahun Ini

Unik Selasa, 2 Maret 2021 | 23:10 WIB

Penggunaan kain batik tidak hanya dilakukan oleh industri mode. Saat ini, penelitian di bidang kesehatan juga menggunaka...

Umum - Unik, Kain Batik Antibakteri Siap Diproduksi Tahun Ini, Kain Batik,Batik Antibakteri,Asosiasi Pengrajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI),Kain Batik Antibakteri

Gamer Termuda dalam Sejarah, Bocah 8 Tahun Dikontrak Rp 473,2 Juta

Unik Selasa, 2 Maret 2021 | 18:50 WIB

Joseph Dean, bocah 8 tahun asal California, Amerika Serikat, memilih menjadi gamer profesional dengan kontrak 33.000 dol...

Umum - Unik, Gamer Termuda dalam Sejarah, Bocah 8 Tahun Dikontrak Rp 473,2 Juta, Gamer,pro player,Gamer Profesional,Fortnite,Gamer Termuda

Cara Merawat Tanaman Hias yang Mudah dan Efektif

Unik Selasa, 2 Maret 2021 | 17:42 WIB

Salah satu cara mengusir rasa bosan di rumah dengan merawat tanaman hias. 

Umum - Unik, Cara Merawat Tanaman Hias yang Mudah dan Efektif, Cara merawat tanaman hias,cara merawat tanaman varegata,Tanaman Hias,Merawat Tanaman Hias

Susahnya Hidup dan Mati di Oymyakon, Desa Paling Dingin di Dunia

Unik Selasa, 2 Maret 2021 | 17:30 WIB

Desa Oymyakon dijuluki The Pole of Cold, karena pernah mencapai suhu ekstrem paling dingin -77,2 derajat Celsius.

Umum - Unik, Susahnya Hidup dan Mati di Oymyakon, Desa Paling Dingin di Dunia, Desa Oymyakon,Siberia,Tempat paling dingin di dunia,Desa terdingin di Bumi,Suhu Terendah,Cuaca ekstrem

artikel terkait

dewanpers