web analytics
  

Kopi Gunung Tilu Miliki Cita Rasa & Aroma Khas Jabar

Jumat, 27 Januari 2017 09:25 WIB Adi Ginanjar Maulana
Gaya Hidup - Wisata, Kopi Gunung Tilu Miliki Cita Rasa & Aroma Khas Jabar, kopi gunung tilu,kopi

Kopi Gunung Tilu.(Hengky Sulaksono/AyoBandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Biji kopi yang ditanam di kawasan Gunung Tilu memiliki cita rasa dan aroma yang kuat khas kopi Java Preanger yang tumbuh subur di berbagai pegunungan di Kabupaten Bandung. Karena itu, tak mengherankan jika kopi asal Gunung Tilu amat familiar di kalangan penikmat kopi.

Berjenis arabika, kopi yang ditanam di kawasan Gunung Tilu, tepatnya di Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung tersebut diabadikan lewat merk kopi Java Preanger Gunung Tilu.

"Produksi kopi kita mulai dari 2001. Dari mula mengolah kopi secara manual, hingga sekarang dengan menggunakan mesin," kata Ketua Koperasi Produsen Kopi Margamulya (KPKM) Muhammad Saleh Hermawan kepada AyoBandung, Kamis (26/1/2017).

Saleh berkisah, pengembangan usaha industri kopi asal Gunung Tilu bukan tanpa hambatan. Salah satu hambatan yang dihadapi petani kopi ialah membengkaknya ongkos transportasi untuk membiayai pendistribusian kopi.

Roda nasib mulai berpihak di bawah naungan KPPM. Perkembangan industri kopi Gunung Tilu makin menggeliat. Pembengkakan biaya distribusi perlahan bisa ditekan, seiring sejalan dengan datangnya bantuan pemerintah. Saat ini, kopi Java Preanger Gunung Tilu ditanam, diolah, dan dipasarkan langsung para petani dan masyarakat.

"Dulu jual kopi jauh, sekali transport harus bayar Rp15.000 sekarang dengan adanya pengolahan di tempat kita, menjadi mudah. Minimal meminimalisir uang transportasi bagi petani kopi," terangnya.

Produksi kopi, kata Saleh, semakin hari terus meningkat. Catatan Saleh, dari sekira 250 hektare (ha) areal tanam di kawasan Gunung Tilu, menghasilkan sekitar 70 ton kopi sekali musim panen per enam bulan.

"Permintaan juga makin banyak. Kalau dulu susah memasarkan. Sekarang, karena sudah dikenal, susah meladeni pembeli," ujarnya.

Soal harga 1 kg kopi Java Preanger Gunung Tilu specialty dibanderol Rp95.000, roasted beans Rp150.000, dan Rp250.000 untuk ground coffee. Kopi Java Preanger Gunung Tilu dipasarkan ke seluruh daerah di dalam negeri, secara konvensional maupun daring. Tak hanya dalam negeri, kopi lokal yang menjadi jawara kopi ketiga se-Jawa Barat ini juga kerap diekspor ke Jepang dan Belanda.

"Kalau rekan-rekan yang sedang dalam perjalanan, ngopi aja di tempat kita (KPKM), gratis. Kecuali kalau bawa goodie bag, membawa pulang, baru itu bayar," kata dia.(Hengky Sulaksono)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers