web analytics
  

Menengok Pembuatan Alat Musik Tiup dari Biji Mangga

Jumat, 20 Januari 2017 15:31 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Unik, Menengok Pembuatan Alat Musik Tiup dari Biji Mangga, mangga,alat musik mangga

PLOK SONG: Mahasiswa Fakultas Ilmu Seni dan Sastra Unpas mencoba memainkan eksplorasi instrumen tiup dari biji mangga, Jumat (20/1/2017).(Danny/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Alat musik dapat dibuat dari sejumlah bahan baku alam dan buatan. Di Tanah Pasundan, bahan baku alam yang lazim dipakai adalah bambu. Bambu dipakai untuk pembuatan alat musik tiup seperti seruling. Uniknya alat musik tiup juga bisa dibuat dengan biji mangga.

Biji mangga atau dalam Bahasa Sunda sering disebut dengan "Pelok," ditangan Asep Nata, Dosen Seni Musik Unpas dan dibantu Fahmi salah seorang muridnya dapat dibentuk menjadi alat musik tiup. Dalam membuat alat musik tiup ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan.

"Ada tujuh tahapan pembuatan pelok," ujar Fahmi, Jumat (20/1/2017)

Pertama, carilah pelok yang sudah tidak terpakai dari penjual buah atupun tukang jus. Pelok yang digunakan bisa berasal dari berbagai varian mangga. Kedua, pelok tersebut dicuci dan dikikis sampai bersih menggunakan pisau untuk menghilangkan sisa-sisa daging buah mangga.

Ketiga, pelok dicuci lagi hingga bersih. Keempat, pelok dijemur selama kurang lebih seminggu.

"Jangan lupa ya peloknya itu di bolak-balik agar kedua sisinya bisa kering," katanya.

Kelima, pelok tersebut dipanaskan agar benar-benar kering bagian dalam dan luarnya.

Kemudian, pelok tersebut dilubangi bagian ujungnya untuk membuat lubang pluit. Bagian lubang tersebut dimasukan sedotan yang sudah dipotong agar bisa ditiup. Lubang dibuat menggunakan alat bor kecil.

Setelah itu dilanjutkan dengan membuat lubang tangga nada do-re-mi-fa-so-la-si-do.

Ketika sudah bisa dimainkan, alat musik tersebut bisa dipercantik dengan menggambar sejumlah lukisan. “Cat yang dipakai adalah cat air," ungkapnya.

Dari banyak macam biji buah, biji mangga mempunyai tekstur yang cukup kuat dan tahan lama sehingga bisa dibuat menjadi alat musik tiup.(Arditya Pramono)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

4 Ramalan Kiamat Ini Pernah Gegerkan Dunia, Terepik yang Mana?

Unik Senin, 14 Juni 2021 | 13:36 WIB

Seiring Bumi yang semakin tua, makin banyak rumor yang berbicara mengenai hari kiamat.

Umum - Unik, 4 Ramalan Kiamat Ini Pernah Gegerkan Dunia, Terepik yang Mana?, Ramalan Kiamat,Rumor Ramalan Kiamat,ramalan mengenai kiamat,rumor kiamat,tanda akhir zaman,akhir dunia,prediksi kiamat,ramalan akhir zaman

Deteksi Asteroid Berbahaya, NASA Lakukan Hal Ini

Unik Senin, 14 Juni 2021 | 11:54 WIB

Teleskop tersebut adalah bagian dari upaya pertahanan planet untuk mengidentifikasi asteroid berbahaya yang berada dalam...

Umum - Unik, Deteksi Asteroid Berbahaya, NASA Lakukan Hal Ini, Asteroid Berbahaya,Deteksi Asteroid Berbahaya,Nasa,mengidentifikasi asteroid berbahaya,karakteristik spesifik asteroid,pengamatan asteroid berbahaya

Karbon Dioksida di Atmosfer Capai Kadar Tertinggi, Tanda Bahaya?

Unik Jumat, 11 Juni 2021 | 13:07 WIB

Ilmuan telah mencatat rekor konsentrasi karbon dioksida atmosfer memuncak pada Mei 2021, dengan rata-rata bulanan mencap...

Umum - Unik, Karbon Dioksida di Atmosfer Capai Kadar Tertinggi, Tanda Bahaya?, Karbon Dioksida di Atmosfer,Kadar Karbon Dioksida,tingkat emisi di atmosfer,rekor tertiggi karbon dioksida,Konsentrasi karbon dioksida atmosfer,CO2 atmosfer,CO2 atmosfer tertinggi

Kisah Haru Gajah yang Hadiri Pemakaman Pawangnya

Unik Rabu, 9 Juni 2021 | 22:01 WIB

Seekor gajah menghadiri pemakaman pawangnya dan mengucapkan selamat tinggal terakhir.

Umum - Unik, Kisah Haru Gajah yang Hadiri Pemakaman Pawangnya, Gajah,Gajah Hadiri Pemakaman Pawang,Pawang Gajah,Kisah Gajah dan Pawang

Hujan Meteor Aktif Terjadi, Tanda Bahaya untuk Bumi?

Unik Selasa, 8 Juni 2021 | 13:23 WIB

Hujan meteor Arietid diketahui telah aktif sejak 14 Mei 2021 lalu hingga 24 Juni 2021 mendatang. Hujan ini menjadi satu-...

Umum - Unik, Hujan Meteor Aktif Terjadi, Tanda Bahaya untuk Bumi?, Hujan Meteor,Pertanda Hujan Meteor,Hujan Meteor Arietid,fenomena hujan meteor,hujan meteor Arietid,puncak hujan meteor Arietid

Nabi Ibrahim Lahir di Mana? Begini Sejarahnya

Unik Selasa, 8 Juni 2021 | 11:19 WIB

Banyak orang belum tahu Nabi ibrahim lahir di mana? Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari kitab-kitab klasik berikut...

Umum - Unik, Nabi Ibrahim Lahir di Mana? Begini Sejarahnya, Nabi Ibrahim Lahir di,Nabi ibrahim lahir di mana,makam nabi ibrahim,nabi ibrahim wafat,Nabi Ibrahim

Rotasi Bumi Bergerak Makin Cepat, Tanda Bahaya?

Unik Senin, 7 Juni 2021 | 15:48 WIB

Ilmuwan dibuat khawatir usai menemukan fakta mengejutkan mengenai rotasi Bumi. Mengejutkan, alih-alih melambat, semakin...

Umum - Unik, Rotasi Bumi Bergerak Makin Cepat, Tanda Bahaya?, Rotasi Bumi,Bumi Bergerak Makin Cepat,Perningkatan kecepatan rotasi Bumi,Kecepatan rotasi Bumi meningkat,Dampak cepatnya rotasi Bumi,rotasi Bumi pengaruhi teknologi,rotasi Bumi bergerak semakin cepat,Penyebab rotasi Bumi bergerak semakin cepat

Kisah Tikus Pendeteksi Ranjau di Kamboja, Pensiun Usai Membersihkan 42...

Unik Minggu, 6 Juni 2021 | 17:18 WIB

Magawa, tikus peraih penghargaan atas kemampuannya mendeteksi ranjau di Kamboja pensiun. Kariernya selama lima tahun men...

Umum - Unik, Kisah Tikus Pendeteksi Ranjau di Kamboja, Pensiun Usai Membersihkan 42 Lapangan Sepak Bola, Tikus Pendeteksi Ranjau,Ranjau di Kamboja,Magawa Tikus Pendeteksi Ranjau
dewanpers