web analytics
  

Pilwalkot Cimahi: Petahana Janjikan Insentif & Biaya Operasional RW

Rabu, 30 November 2016 15:30 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bandung Raya - Bandung, Pilwalkot Cimahi: Petahana Janjikan Insentif & Biaya Operasional RW, achmad zulkarnain,pilwalkot cimahi

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Calon Wakil Wali Kota Cimahi nomor urut 1 Achmad Zulkarnain berjanji akan meningkatkan insentif dan biaya operasional bagi RW jika dirinya terpilih dalam pilwalkot.

Azul, sapaan akrab Achmad Zulkarnain, mengatakan pengurus RW merupakan pejuang-pejuang sosial yang harus diperhatikan oleh pemerintah.

"Mereka bukan pegawai pabrik atau karyawan swasta yang mendapat gaji, RW ini bekerja secara sungguh-sungguh secara sosial. Selama ini mereka telah mendapat insentif dan kami akan berusaha meningkatkannya jika nanti terpilih," kata Azul, Rabu (30/11/2016).

Selain meningkatkan insentif, pasangan petahana tersebut berusaha untuk meningkatkan dana operasional bagi RW di Kota Cimahi. Dana tersebut untuk menunjang kinerja seperti pembiayaan internet, pulsa, dan alat tulis kantor.

"Supaya pengurus RW yang sudah bekerja secara sosial tidak lagi dipusingkan dengan urusan operasional," ujarnya.

Azul juga menyinggung janji politik  pasangan nomor urut 2 yang menjanjikan pengalokasian dana pembangunan dan pemberdayaan per RW sebesar Rp200 juta.

Menurutnya, janji tersebut tidak realistis karena akan menimbulkan dampak sosial di kemudian hari.

Dia menjelaskan, pemberian dana yang sama kepada semua RW berpotensi diselewengkan, sebab infrastruktur di tiap RW berbeda.

"Tidak mungkin RW-RW yang sudah bagus secara fisik dan segala macamnya dikasih uang yang sama dengan RW lainnya. Nanti uangnya dikemanakan? Jadi tidak bisa pakai cara seperti itu," ujarnya.

Di sisi lain, pengalokasian dana Rp200juta/RW akan menambah beban APBD.

"Kalau dihitung Rp200 juta dikali 312 RW itu sudah berapa. Sementara pembangunan lainnya juga perlu diselesaikan," katanya.(Mildan)

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers