web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kamis Pagi, Rupiah Menguat di Level Rp13.037 per Dolar AS

Kamis, 3 November 2016 11:05 WIB Adi Ginanjar Maulana

Seorang pegawai bank memperlihatkan uang pecahan Rp100 ribu. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar bank di Jakarta  bergerak naik delapan poin menjadi Rp13.037 per dolar AS, Kamis (3/11/2016).

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan nilai tukar dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah, setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mempertahankan suku bunga acuannya.

"Hasil FOMC mencegah pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini," katanya.

Ia mengatakan fokus pelaku pasar domestik dalam jangka pendek akan tertuju pada pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal III 2016 serta rilis cadangan devisa Oktober 2016.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan jajak pendapat yang menunjukkan calon presiden Donald Trump unggul dari pesaingnya Hillary Clinton menjelang pemilihan presiden presiden Amerika Serikat juga menjadi tekanan yang membayangi dolar AS.

"FBI yang akan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap email Hillary Clinton, situasi itu telah memicu ketidakpastian baru mengenai prospek hasil pemilu AS pada 8 November," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers