web analytics
  

Wah Masuk Angkot Ini Bisa Baca Buku

Rabu, 19 Oktober 2016 18:17 WIB Yatti Chahyati
Gaya Hidup - Komunitas, Wah Masuk Angkot Ini Bisa Baca Buku, angkot, baca buku, angkot Soreang-Leuwipanjang, sopir angkot, perpustakaan, penumpang

BACA : Angkot jurusan Soreang- Leuwipanjang ini seperti perpustakaan berjalan, karena para penumpangnya bisa sambil membaca buku. (Daneza/AyoBandung)

BANDUNG,AYOBANDUNG.COM - Jalur Leuwipanjang-Soreang sudah terkenal akan kemacetannya. Kondisi tersebut menjadi sebuah insporasi bagi Pian Sopian sopir angkot untuk memberikan pelayanan ekstra kepada penumpangnya.

Angkot bernomor polisi D 1907 VP milik staf UPTD Pendidikan Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung yang dikemudikannya, dimodifikasi dengan cara menambahkan rak buku pada bagian kaca belakangnya.

"Ide awalnya karena jalur angkot yang saya kemudikan berada di jalur macet, sekali jalan butuh empat jam perjalanan. Supaya penumpang tidak jenuh, saya sediakan buku untuk dibaca,"tutur Sopian, Rabu (19/10/2016).

Menurut Sopian, beberapa teman sesama pengemudi angkot, memang ada yang memberikan pelayanan ekstra supaya penumpang tidak merasa jenuh selama perjalanan, seperti menyediakan minuman. Namun, penumpang yang mengambil minuman tetap harus membayarnya.

Sementara, Pian lebih memilih menyediakan buku untuk dibaca penumpangnya.

"Kalau menyediakan buku untuk dibaca, selain bisa menghilangkan jenuh, juga bisa menambah pengetahuan dan minat baca. Tidak dipungut bayaran, kan cuman pinjam untuk dibaca,"ungkapnya.

Buku yang disediakan berasal dari perpustakaan berasal dari beberapa perpustakaan baik milik Pemkab Bandung, maupun perpustakaan Cisalak Kecamatan Cangkuang, yang kebetulan istrinya yakni Elis Ratna menjadi operator perpustakaan tersebut.

"Setiap hari bukunya diganti. Biar tidak itu-itu saja. Kalau saya tengok lewat kaca depan, buku-bukunya sedang dibaca penumpang, di situlah saya menjadi sangat bahagia. Alhamdulillah, yang punya angkot juga merestui," katanya.

Angkot yang bertuliskan "Zahra" pada kaca depannya tersebut dikemudian Pian setiap hari dari pukul 06.00 sampai 18.00, bahkan tidak jarang pian mengemudikan angkotnya sampai tengah malam.

"Alhamdulillah respon dari penumpang sangat bagus. Rencananya mau menyediakan resep masakan juga, soalnya banyak ibu-ibu yang menginginkan ada buku resep,"imbuhnya. (Daneza)

 

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers