web analytics
  

Grup Band Ini Pilih Bandung Karena Miliki Multi Etnis

Kamis, 25 Agustus 2016 15:11 WIB Yatti Chahyati
Gaya Hidup - Komunitas, Grup Band Ini Pilih Bandung Karena Miliki Multi Etnis, The Sam Willows, band singapura, singapura, band,bandung

The Sam Willows, saat jumpress di Hotel 101 Bandung. (yatti/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - The Sam Willows adalah band asal Singapura yang terdiri dari kakak beradik Benjamin Kheng (vocal, rhythm guitar) dan Narelle Kheng (vocal, bass), serta dua kawannya yaitu Sandray Riley Tang (vocal, keyboard, percussions), dan Jonathan Chua (vocal, lead guitar).

Mereka kemarin secara khusus datang ke Bandung untuk menancapkan kukunya di blantika musik Indonesia. Bandung pun menjadi pilihan mereka karena dianggap sangat mewakili Indonesia.

“Memilih Bandung karena Bandung kami anggap mewakili Indonesia, karena multi etnis ada di Bandung. Kami melihat Bandung sangat mirip dengan Singapura karena etnis disini bermacam-macam jadi kami melihat Bandung akan sangat cepat menerima jenis musik apapun termasuk musik kita,” ujar Sandray sang vocalis dalam jumpressnya di Hotel 101 Bandung.

Sebelumnya, Kepopuleran band ini oleh media kenamaan Singapura, The Straits Times, digambarkan sebagai ‘ketenaran melesat seperti meteor.’  Julukan ini memang tidak berlebihan.

Sepanjang karirnya dari tahun 2012, The Sam Willows telah meraih sejumlah penghargaan dan nominasi, di antaranya adalah Gibson Artist of The Month pada tahun 2012, dan nominasi MTV EMAs 2014 dan 2015.

Di generasinya, The Sam Willows adalah contoh generasi milenial yang merasakan legitnya dunia digital. Akun Youtube mereka sudah mencetak angka lebih dari 89 ribu subscriber, sedangkan akun VEVO mereka sudah lebih dari 25 ribu subscriber. Setiap konten yang mereka tampilkan selalu mendulang view, dengan total view mencapai lebih dari delapan juta view dari dua akun tersebut.

 Tahun 2013, The Sam Willows tampil di berbagai festival musik taraf internasional, diantaranya SXSW Music Festival di Austin, Texas, USA; Canadian Music Week di Toronto, Kanada, Digital & Music Matters di Singapura; MU:CON 2013 di Seoul, Korea; Zandari Festa di Seoul, Korea; dan WAM Festival di Perth, Australia. Mereka juga tampil di panggung besar, diantaranya Style x Style Asia Style Collection (bersama dengan grup kenamaan Korea, 2NE1 dan Girls Generation).

 Tahun 2015 merilis albumnya berjudul ‘Take Heart’. Album yang terdiri dari 9 track ini menampilkan musikalitas The Sam Willows yang merepresentasikan generasi milenial. Musiknya diracik dengan sentuhan modern serta padanan harmonisasi vokal yang apik. Album ini adalah hasil kolaborasi band ini dengan produser bertangan dingin asal Swedia, Harry Sommerdahl, yang sudah menangani grup seperti The Wanted dan Ace of Base.

 Secara keseluruhan album ini membawa energi positif dan dinamis. Ini bisa disimak dari lagu pembukanya berjudul ‘Rest of Your Life’.  Untuk single pertama, nikmati ‘Take Heart’, yang menampilkan kombinasi musik bluegrass yang harmonis dengan musik elektronik yang dinamis. Di album ini mereka juga berkesempatan untuk bekerja sama dengan produser Steve Lillywhite dan menggarap track berjudul ‘Glasshouse.’

 Ketenaran The Sam Willows juga sampai ke Indonesia. Banyak fans di Indonesia yang selalu mengikuti aktifitas band ini di Youtube. Untuk pecinta musik Indonesia, mereka merilis single berjudul ‘For Love,’ pada bulan November 2015, yang merupakan track ke-5 dari album Take Heart. Single yang bernafaskan R&B dan lebih bertempo ballad dibandingkan track yang lain ini langsung merebut hati para penggemarnya di Indonesia.

Nah bagaimana menurut kamu dengan band asal Singapura ini? (yatti)

 

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers