web analytics
  

Hari Kedua Lebaran, 250 Ribu Wisatawan Padati Lembang

Kamis, 7 Juli 2016 17:47 WIB Yatti Chahyati
Gaya Hidup - Wisata, Hari Kedua Lebaran, 250 Ribu Wisatawan Padati Lembang, lembang, wisata, libur idul fitri, lebaran kedua, macet, jalan, jalur lembang

ilustrasi (danny/ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bandung Barat mencatat jumlah kendaraan yang masuk Lembang pada hari pertama Lebaran mencapai 56.042 kendaraan dengan rata-rata 1.000-2.000 kendaraan per jam.

Kepala Seksi Manejemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkomimfo Bandung Barat, A Fauzan Azima mengatakan, penyebab kepadatan di Lembang karena kendaraan yang melintas cenderung datang di jam yang sama, sehingga kendaraan mandeg di tengah jalan sedangkan volume jalan tidak bisa menampung.

"Di hari pertama Lebaran, kita mencatat kendaraan keluar masuk Lembang mencapai 56 ribu kendaraan, tetapi kendaraan yang masuk Lembang lebih banyak dari pada yang keluar Lembang, "kata A Fauzan di Posko Angkutan Lebaran Lembang, Kamis (7/7/2016).

Pada libur hari kedua ini, diperkirakan jumlah kendaraan yang keluar masuk Lembang masih sama dengan sebelumnya. Hingga Kamis sore ini, Posko Angkutan Lebaran Dishubkomimfo di Lembang, mencatat baru ada sekitar 35 ribu kendaraan yang sudah melintas.

Jika satu kendaraan diisi tujuh penumpang, terang dia, dari 35 ribu kendaraan tersebut berarti dalam satu hari ada sekitar 250 ribu orang yang telah berkunjung ke lokasi wisata di Lembang.

"Itu baru hitungan sampai jam 5 sore, atau saat lokasi wisata mulai ditutup. Kalau dihitung sampai 24 jam mungkin jumlahnya bisa lebih dari itu, "ungkapnya.

Posko Angkutan Lebaran Dishubkomimfo di Lembang juga mencatat ada penurunan jumlah kendaraan besar atau bus yang keluar masuk Lembang yang tidak lebih dari 50 unit perhari. Bahkan pada hari kedua Lebaran ini, Dishubkomimfo baru mencatat kurang dari 20 bus yang melintas.

"Volume bus yang masuk Lembang menurun drastis bila dibandingkan dengan libur Lebaran tahun kemarin, pada 2015 kita mencatat lebih dari 1.000 bis yang lewat. Tahun ini sepi,  yang banyak adalah kendaraan pribadi atau sepeda motor, "jelasnya.

Masih lamanya waktu liburan juga menyebabkan kendaraan yang masuk ke Lembang cenderung lebih banyak dari pada yang keluar Lembang atau yang menuju ke arah Kota Bandung.

"Jauh dengan sebelum lebaran atau saat bulan puasa, meski volumenya cukup padat namun kendaraan yang masuk Lembang lebih variatif, ada yang bepergian sejak pagi, siang dan sore hari jadi tidak sampai menimbulkan kepadatan. Sementara di hari lebaran ini rata-rata kendaraan berjalan berbarengan, rata-rata berangkat pagi, " ujarnya. (Guntur)

 

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers