web analytics
  

Jaring Penahan Sampah Seharga Rp115 juta, Dua Kali Jebol

Jumat, 20 Mei 2016 17:09 WIB Yatti Chahyati
Bandung Raya - Bandung, Jaring Penahan Sampah Seharga Rp115 juta, Dua Kali Jebol, sampah, cikapundung, Jembatan Cijagra, camat

ilustrasi (Daneza/AyoBandung)

BANDUNG,AYOBANDUNG.COM - Sampah yang terbawa oleh aliran sungai Cikapundung, masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di Jembatan Cijagra, Kecamatan Dayeuhkolot.

Walaupun  beberapa kali dibersihkan, namun tumpukan sampah masih terlihat di perbatasan Kecamatan Dayeuhkolot dan bojongsoang tersebut.

" Sampah yang terbawa arus datang tidak berhenti, jadi sekarang dibersihkan, sore jembatan sudah penuh lagi," tutur Camat Dayeuhkolot, Ajat Sudrajat, Jumat (20/5/2016).

Menurut Ajat, sampah yang terbawa arus sungai Cikapundung terlampau sangat banyak. Bahkan, beberapa waktu lalu pihaknya sempat memasang jaring baja seharga Rp115 juta untuk menahan sampah di aliran sungai dari kota bandung tersebut. Namun, jaring baja hanya bisa bertahan beberapa hari saja.

"Jaringnya jebol, kami ganti dengan jaring yang lebih besar, eh jebol lagi. Sampahnya sangat banyak, jadi jaring juga tidak kuat menahan,"katanya.

Oleh sebab itu, untuk membereskan sampah di aliran sungai, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara contunue.

"Pola pikir masyarakat yang harus dirubah. Sebagus apapun jaring yang dipasang, kalau masyarakat masih membuang sampah ke sungai mah, pasti akan jebol," imbuhnya. (Daneza)

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers