web analytics
  

Kadisdik Ucapkan Belasungkawa untuk Ketua PGRI Sulistyo

Senin, 14 Maret 2016 21:00 WIB Yatti Chahyati
Bandung Raya - Bandung, Kadisdik Ucapkan Belasungkawa untuk Ketua PGRI Sulistyo, Ketua PGRI, Sulistyo, kebakaran, tewas, kadisdik kota bandung, elih sudia permana, terapi, RS AL

PGRI : Ketua Umum PGRI, Sulistyo, semasa hidup.(https://cdn.tmpo.co/data/2016/03/14/id_489446/489446_620.jpg

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bandung, Elih Sudiapermana mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistyo.

" Turut berduka semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yangn ditinggalkan diberi kesabaran, " ujarnya dalam grup Whatsapp, Gerakan Masayarakat Peduli Pendidikan (GMPP), Senin (14/3/2016).

Selain kadisdik belasungkawa juga datang dari berbagai pihak seperti lembaga masyarakat Kerlip, BMPS, FGII dan FAGI.

Sebelumnya diberitakan Sulistyo menjadi satu korban dalam musibah terbakarnya RS TNI AL Mintohardjo Jakarta.

Dikabarkan Sulistyo akan memulai menjalani terapi hiperbarik, namun naas api melahap bangunan itu bersama tiga korban tewas lain.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan TNI AL, Kolonel Kesehatan Lukman, dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin. "Pak Sulis baru pertama kali menjalani terapi oksigen murni ini," ujar Lukman.

Sulistyo yang juga anggota DPD itu direkomendasikan oleh dokter pribadinya untuk menjalani terapi itu. Namun naas, ia tewas dalam peristiwa ledakan yang diakibatkan percikan api tersebut.

Kebakaran terjadi di Ruang Tabung Pulau Miangas, Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi lama RS TNI AL Mintohardjo, diduga karena hubungan pendek listrik, sehingga menimbulkan asap putih lebat dan pasien yg ada di dalam tabung terbakar dan tidak dapat diselamatkan.

Tabung besar itu merupakan ruangan untuk terapi hiperbarik. Penyelam TNI AL biasanya melakukan terapi itu setelah menyelam akibat dekompresi sehingga molekul-molekul udara terjebak dalam saluran darah penderita. Salah satu penyebabnya karena penyelam itu naik terlalu cepat ke permukaan.

Dalam salah satu tahapan terapi hiperbarik, oksigen murni kemudian dimasukkan ke ruangan yang bisa dimuati beberapa pasien itu. 

Fasilitas terapi hiperbarik itu sudah ada di RS TNI AL Mintohardjo sejak 2013.

Selain Sulistyo, terdapat tiga korban lain, yakni mantan Kepala Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan) Abu Bakar, Edi Suwandi, dan Dimas. (*/yatti)

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers