web analytics
  

N2019 Dipamerkan di Singapura

Rabu, 17 Februari 2016 15:53 WIB Yatti Chahyati
Gaya Hidup - Komunitas, N2019 Dipamerkan di Singapura, pesawat N219, PTDI, pameran, singapura, Singapore Airshow

PAMERKAN : Pesawat buatan PTDI N 219 ini dipamerkan di Singapura. (Danny/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.com - PT Dirgantara Indonesia mempromosikan pesawat N219 karya anak bangsa pada ajang International Singapore Airshow di Changi Exhibition Centre, Singapura, 16-21 Februari 2016.

"Singapore Airshow merupakan ajang menampilkan keunggulan PTDI di Asia dan dunia untuk membuktikan kemampuan bangsa menguasai teknologi dirgantara," kata Budi Santoso di Bandung, Rabu (17/2/2016).

Direktur Utama PTDI, Budi Santoso turut hadir dalam acara Singapore Airshow dan memimpin tim dari PTDI selama kegiatan Singapore Airshow berlangsung.

PTDI merupakan salah satu dari sekitar seribu perusahaan dari 50 negara, termasuk di dalamnya 65 perusahaan dari 100 perusahaan dirgantara terbaik dunia. Booth PTDI berada di nomor C77.

Pembukaan Singapore Airshow dibuka oleh Perdana Menteri Singapore, Lee Hsien Loong dan dihadiri pula oleh beberapa Menteri Pertahanan dari berbagai negara, CEO, Presiden Direktur, jajaran direksi perusahaan penerbangan kelas dunia.

Kepala Divisi Pengembangan Usaha PT Dirgantara Indonesia Ade Yuyu Wahyuna didampingi Manager Hukum dan Humas Irland Budiman mengatakan keikutsertaan PTDI pada Singapore Airshow 2016 yang merupakan kegiatan rutin dua tahunan itu dalam upaya perluasan pemasaran dan peningkatan penjualan berbagai produk dan jasa yang dihasilkan selama ini.

PTDI memanfaatkan kesempatan itu untuk mempromosikan pesawat N219 yang saat ini tengah diproduksi kepada dunia.

Pesawat N219 merupakan pesawat turboprop berkapasitas 19 penumpang yang memiliki keunggulan "short take of landing" dan mudah dioperasikan di daerah terpencil, mempunyai kemampuan self starting tanpa bantuan ground support unit, menggunakan teknologi aerodinamik yang lebih modern dan memiliki kabin terluas di kelasnya.

Selain itu pesawat itu juga memiliki teknologi Multihop Capability Fuel Tank, teknologi yang memungkinkan pesawat tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya.

Selain mempromosikan pesawat terbarunya, N219, pada pameran kedirgantaraan internasional itu PTDI membawa CN235-220MPA yang telah dioperasikan TNI Angkatan Laut yang merupakan pesawat patroli kelas medium yang sangat cocok dan unggul untuk mengemban misi patroli maritim dalam mengawasi dan menjaga lautan yang luas.

"Pesawat ini memiliki kemampuan untuk patroli maritim, juga memiliki daya jelajah hingga 11 jam, mampu mendeteksi sasaran kecil, memiliki kamera pengintai resolusi tinggi untuk pencitraan dan juga memiliki FLIR yang dilengkapi dengan infrared sehingga dapat mendeteksi sasaran di malam hari," kata Irland.

Pada pameran itu juga digelar dua forum strategis yakni "A* STAR Aerospace Technology Leadership Forum" dan "Singapura Aerospace Technology dan Engineering Conference:. Forum tersebut melibatkan pemimpin dari perusahaan kedirgantaraan dunia dalam riset dan pengembangan pesawat masa depan.(*)

 

 

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers