web analytics
  

TB Hasanudin: Pesawat Tua Harusnya Dilarang Terbang

Minggu, 14 Februari 2016 16:14 WIB Yatti Chahyati
Bandung Raya - Bandung, TB Hasanudin: Pesawat Tua Harusnya Dilarang Terbang, pesawat, TB Hasanuddin,pesawat jatuh, TNI AU

Super Tucano (http://batamnews.co.id/)

BANDUNG, AYOBANDUNG.com - DPR RI mengusulkan pesawat tua dan yang tidak layak terbang sebaiknya dilarang terbang atau grounded. Hal itu untuk menghindari jatuhnya kembali pesawat tempur milik TNI AU.

"Daripada biaya pemeliharaannya tinggi tetapi tidak fit terbang, kami mengusulkan sebaiknya pesawat-pesawat itu dilarang diterbangkan saja, "ujar Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Tubagus Hasanudin di Cimahi, kemarin, Sabtu (13/2/2016).

Hasanudin juga menyarankan, ke depannya pembelian pesawat tempur sebaiknya berdasarkan kemampuan anggaran dan harus sesuai kebutuhan, "Misal uangnya cukup untuk beli enam pesawat ya cukup 6 pesawat saja, tapi dengan catatan semuanya layak terbang, " bebernya.

Lalu catatan yang kedua yaitu pesawat tempur harus dilengkapi dengan persenjataan dan yang ketiga yakni setiap pembelian pesawat tempur harus pula disertai dengan biaya pemeliharaan antara 5 sampai 10 tahun.

"Kalau beli pesawat tanpa senjata namanya bukan pesawat tempur, juga bukan alusista tapi alus doang. Jangan pula membeli barang bagus tetapi dukungan pemeliharannya kurang karena bisa-bisa nanti terjadi kanibalisme orderdil pesawat, " jelasnya.

Terkait jatuhnya pesawat Super Tucano milik TNI AU di permukiman warga di Malang, Jawa Timur, Hasanudin mengaku, penyelidikan jatuhnya pesawat yang diterbangkan pilot mayor penerbang Ify Safatillah dan juru mesin Serma Syaiful Arif Rakhmawan masih terus dilakukan.

Penyelidikan bisa berlangsung lama karena pesawat tempur tidak mempunyai black box seperti pesawat komersil. "Penyidikan dan investigasi terus dilakukan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tempur asal Brazil tersebut, "tuturnya.

Indonesia sebelumnya memesan pesawat Super Tucano dari perusahaan asal Brasil, Embraer Defence System. Dari 16 unit pesawat yang dipesan, sebanyak 12 unit yang sudah dikirim ke tanah air dengan total anggaran yang dikeluarkan mencapai 263 juta us dollar.

Super Tucano adalah pesawat yang biasa digunakan untuk bantuan jarak dekat dengan kecepatan 500 km/jam serta dibekali dengan peluru kendali, bom dan roket. Sifat pesawat ini bukan untuk perang udara namun untuk mengamankan pasukan infanteri dalam perang di darat.

"Sudah dipakai dan didemonstrasikan kemampuan pesawat itu, kualitas pilot-pilot juga bagus, sudah diakui. Pilot yang kemarin jatuh itu juga pilot yang biasa mengetes pesawat tempur, "katanya. (guntur)

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 17:56 WIB

Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku

Bandung Raya - Bandung, Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku, jambret Kiaracondong,jambret Bandung,jambret Kircon,Penjambretan,penjambretan Bandung

Jadi Plt. Sekda dan Plh. Bupati Bandung, Asep Sukmana Akan Koordinasi...

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 17:05 WIB

Menjabat sebagai Plh Bupati sekaligus Plt Sekda Kabupaten Bandung, Asep mengaku dirinya akan melakukan koordinasi terleb...

Bandung Raya - Bandung, Jadi Plt. Sekda dan Plh. Bupati Bandung, Asep Sukmana Akan Koordinasi Lebih Dahulu, Asep Sukmana,Jawa Barat,Bandung

Athar, Bocah 7 Tahun yang Ngefans Tim Prabu Polrestabes Bandung

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 16:02 WIB

Kepala Tim Prabu 3 Iptu Suyanto mengatakan, anak tersebut ingin melihat Tim Prabu secara langsung, sebelum Tim Prabu mel...

Bandung Raya - Bandung, Athar, Bocah 7 Tahun yang Ngefans Tim Prabu Polrestabes Bandung, tim Prabu Polrestabes Bandung,Athar ngefans Tim Prabu,Kepala Tim Prabu 3 Iptu Suyanto,patroli Tim Prabu

Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 13:24 WIB

Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok

Bandung Raya - Bandung, Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok, vaksin Covid-19 penyintas,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Vaksinasi Covid-19 Bandung,Pendaftaran vaksin covid-19 Bandung,Vaksin Covid-19 Bandung,COVID-19

Waspada! Copet Alun-alun Banyak Beraksi di Akhir Pekan

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 11:27 WIB

Karena itu, masyarakat atau wisatawan yang sedang beraktivitas di sana untuk lebih waspada dan berhati-hati. 

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Copet Alun-alun Banyak Beraksi di Akhir Pekan, Copet Alun-alun Bandung,video copet alun-alun Bandung,Copet Bandung,Copet,Alun-alun Bandung

Wanita Asal Bandung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Kediri

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 10:50 WIB

Diduga wanita tersebut merupakan korban pembunuhan karena ditemukan beberapa luka di kepala bagian belakangnya.

Bandung Raya - Bandung, Wanita Asal Bandung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Kediri, perempuan Bandung tewas di Kediri,remaja Bandung tewas,perempuan Bandung tewas,Kediri

11.000 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Bandung, Terbanyak di Antapa...

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 10:33 WIB

Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Senin(1/3/2021) pukul 10.30 WIB, kecamatan dengan angka kesembuhan tertingg...

Bandung Raya - Bandung, 11.000 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Bandung, Terbanyak di Antapani, Covid-19 Bandung,pasien sembuh Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,Data Covid-19 Bandung,Informasi Covid-19 Bandung

Video Aksi Copet di Alun-alun Bandung Viral di Medsos

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 09:09 WIB

Dalam rekaman video tersebut, kejahatan terlihat dilakukan oleh tiga orang pria dewasa.

Bandung Raya - Bandung, Video Aksi Copet di Alun-alun Bandung Viral di Medsos, video copet alun-alun Bandung,Copet Alun-alun Bandung,Alun-alun Bandung,Copet Bandung,Copet,Berita Bandung

artikel terkait

dewanpers