web analytics
  

Apa yang Beda di PPDB 2016 ?

Kamis, 21 Januari 2016 14:21 WIB Yatti Chahyati
Bandung Raya - Bandung, Apa yang Beda di PPDB 2016 ?, PPDB 2016, PPDB, Kadisdik Kota Bandung, Elih Sudia Permana, Affirmasi, jalur miskin

PASSING GRADE: Orang tua siswa sedang melihat pasing grade di SMAN 3 Bandung, dalam PPDB 2015 lalu. Tahun ini Disdik mengubah beberapa poin dalam PPDB 2016. (yatti/ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Dinas Pendidikan Kota Bandung (Disdik) melakukan uji publik terhadap sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016, di SMPN 2 Bandung, Kamis (21/1/2016).

Dalam uji publik tersebut dipaparkan berbagai masalah yang dihadapi sekolah dalam pelaksanaan PPDB 2016 ini. Terutama perihal kuota warga miskin yang sempat menjadi permasalahan karena melebihi daya tampung di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana mengakui, jika dalam pelaksanaan PPDB 2015 telah terjadi kelebihan kuota dalam penerimaan peserta didik siswa miskin atau jalur affirmasi.

" Ini merupakan uji publik PPDB dan saat ini kami formulasi kira-kira tampungannya dari berbagai pihak seperti apa. Salah satu yang akan berubah dalam Perwal PPDB 2016 memang tentang jadwal affirmasi nanti seperti apa aturannya. Untuk memperbaiki dari tahun lalu,” ujarnya.

Elih juga mengatakan jika Disdik juga melakukan MoU dengan Kanwil Kemenkumham, untuk mendasari seluruh Perwal PPDB secara hukumnya. “Karena kalau bahasa hukum dengan publik beda. Jadi mudah-mudahhan minggu depan kami sudah bisa ke Kanwil Kemenkumham dan biro hukum Pemkot Bandung untuk membahas prihal dasar hukum seluruh yang ada dalam PPDB, " ujar Elih, yang ditemui usai uji publik.

Elih sendiri mengaku jika saat ini draf PPDB sudah ada, dan diharapkan akhir Januari bisa disetujui Wali Kota Bandung. " Sehingga bulan Febuari sudah bisa sosialisasi kepada masyarakat, " tuturnya. (yatti)

 

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers