web analytics
  

Percepat Cari Korban Tragedi Mina, Tiga Tim Ini akan Bekerja 24 Jam

Rabu, 30 September 2015 09:53 WIB Yatti Chahyati
Umum - Nasional, Percepat Cari Korban Tragedi Mina, Tiga Tim Ini akan Bekerja 24 Jam, Mina, tragedi mina, lontar jumrah, haji indonesia, pemerintah, kemenag, korban mina, tim pencarian korban

PERCEPAT: Kementerian Agama selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membentuk tiga tim yang bekerja 24 jam untuk mempercepat penelusuran dan penemuan jamaah Indonesia yang menjadi korban peristiwa Mina. (http://www.kemenag.go.id)

Mekkah- Kementerian Agama selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membentuk tiga tim yang bekerja 24 jam untuk mempercepat penelusuran dan penemuan jamaah Indonesia yang menjadi korban peristiwa Mina.

"Untuk mempercepat penelurusan korban Mina 24 September, kami membentuk tiga tim pencari," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Rabu dini hari.

Tim pertama, kata dia, melakukan pencarian data jamaah melalui komunikasi intensif dengan ketua-ketua kelompok terbang (kloter) yang melaporkan jamaah mereka belum kembali sejak peristiwa Mina.

Kemudian tim kedua, lanjutnya, melakukan penelusuran ke rumah-rumah sakit milik pemerintah Arab Saudi, yang tidak hanya berada di Mina seperti RS Al Wadi, RS Al Jisr, dan RS King Faisal Syisyah, namun juga kota-kota lain di luar Mekkah, seperti RS Garda Nasional di Jeddah, bahkan sampai RS Hada di Taif.

Sedangkan tim ketiga secara terus-menerus memantau pemulasaran mayat di Al Mu'ashim. "Mereka bekerja dengan dua pola," kata Arsyad.

Pertama tim di Al Mu'ashim akan mempelajari file data pelengkap jamaah yang menjadi korban Mina, mulai dari slayer, tas, dokumen administrasi perjalanan ibadah haji (DAPIH), kartu petunjuk hotel, kartu bus, dan lain-lain yang menunjukkan identitas jamaah tersebut dari Indonesia.

"Bila tidak ada data lengkap tersebut kami akan konfirmasi ke ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter," katanya.

Tim tersebut juga akan masuk ke bagian DVI (Disaster Victim Identification) untuk menelusuri sidik jari para korban, kata Arsyad, mengingat pada hari kelima ini kondisi jenazah semakin memburuk, antara lain wajah sudah sulit dikenali karena membengkak.

"Pihak Al Mu'ashim juga telah melakukan penguburan sejak Senin (28/9) sore, terutama untuk korban yang sudah diidentifikasi oleh negara masing-masing, mengingat jika jenazah didiamkan akan menimbulkan wabah," ujar Arsyad.

Ditambahkan Sekretaris Daker Mekkah Nur Alia Fitra sampai Rabu pukul 02.00 Waktu Arab Saudi (WAS) sebanyak 78 jamaah masih belum kembali ke pemondokan sejak 24 September 2015. Jumlah tersebut berkurang dari pengumuman sebelumnya sebanyak 89 orang.

Jamaah yang belum kembali tersebut berasal dari sejumlah kloter dan embarkasi sebagai berikut: 1. Kloter BTH 14 sebanyak 9 orang 2. Kloter SUB 48 sebanyak 12 orang 3. Kloter JKS 61 sebanyak 39 orang 4. Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang 5. Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang 6. Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang 7. Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang 8. Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang 9. Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang 10. Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang 11. Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang "Kami akan terus berupaya mencari jemaah haji yang masih belum ditemukan," ujarnya. Apalagi sampai saat ini masih ada sekitar lima kontainer berisi jenazah korban Mina yang belum dibongkar oleh otoritas Arab Saudi. Sejak 25-28 September 2015 otoritas Arab Saudi telah merilis 1.100 foto korban meninggal akibat peristiwa Mina.

Sedangkan jumlah jamaah yang masih dirawat di rumah sakit, kata dia, masih berjumlah lima orang.(*)

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

Ketua MUI: Melegalkan Investasi Miras Hukumnya Haram

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 17:07 WIB

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis menegaskan melegalkan izin investasi minuman keras atau miras hukumnya...

Umum - Nasional, Ketua MUI: Melegalkan Investasi Miras Hukumnya Haram, Majelis Ulama Indonesia (MUI),Investasi Miras,Industri Minuman Keras

Hakim Artidjo Alkostar Wafat, Algojo yang Ditakuti Para Koruptor

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:41 WIB

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengenang sosok Anggota Dewan Pengawas...

Umum - Nasional, Hakim Artidjo Alkostar Wafat, Algojo yang Ditakuti Para Koruptor, Hakim Artidjo Alkostar,Artidjo Alkostar Meninggal Dunia,Artidjo Alkostar Wafat,Hakim yang Ditakuti Para Koruptor

Polemik Seragam Sekolah, PGRI Sarankan SKB 3 Menteri Dikaji Ulang

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:56 WIB

Polemik perihal ini bisa terjadi karena sesuatu yang menyinggung agama sangat sensitif.

Umum - Nasional, Polemik Seragam Sekolah, PGRI Sarankan SKB 3 Menteri Dikaji Ulang, Seragam Sekolah,skb 3 menteri,SKB Seragam Sekolah,PGRI,Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong, Menkes: Harus Gratis Diberikan

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 13:27 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan vaksin gotong royong yang dilakukan mandiri oleh perusahaan mesti grati...

Umum - Nasional, Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong, Menkes: Harus Gratis Diberikan, vaksinasi gotong royong,Vaksin Covid-19,Pfizer,sinovac,AstraZeneca,novavac,Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Menghadapi Kemarau, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 08:47 WIB

Kendati puncak musim hujan diramalkan bakal mundur dari prakiraan sebelumnya, tidak ada salahnya mempersiapkan diri meng...

Umum - Nasional, Menghadapi Kemarau, Apa yang Perlu Dipersiapkan?, kemarau,kemarau 2021,Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB),Musim Hujan,Puncak Musim Hujan

Rais 'Aam PBNU Ingatkan 2 Perkara yang Bisa Ancam Organisasi

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 08:26 WIB

Menurut dia, apabila kedua hal ini sudah menjangkiti, maka akan sulit bangkit untuk hidup kembali.

Umum - Nasional, Rais 'Aam PBNU Ingatkan 2 Perkara yang Bisa Ancam Organisasi, Nahdlatul Ulama (NU),harlah NU

Wapres Ingatkan NU Muhasabahi Prinsip Gerakan

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 06:24 WIB

Harapan ini disampaikan jelang usia NU ke 100 tahun.

Umum - Nasional, Wapres Ingatkan NU Muhasabahi Prinsip Gerakan, Ma'ruf Amin,Nahdlatul Ulama (NU)

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong tak Ganggu Vaksinasi Pemerintah

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 05:54 WIB

Pemerintah mengizinkan pelaksanaan vaksinasi gotong royong guna mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid...

Umum - Nasional, Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong tak Ganggu Vaksinasi Pemerintah, vaksinasi gotong royong,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),sinovac,AstraZeneca,novavax,Pfizer,Sinopharm,Moderna

artikel terkait

dewanpers