web analytics
  

Wapres : Berita WNI Yang Menjadi Korban Masih Simpang Siur

Kamis, 24 September 2015 21:11 WIB Yatti Chahyati
Umum - Internasional, Wapres : Berita WNI Yang Menjadi Korban Masih Simpang Siur, JK, Tragedi Mina, Menlu

PHOTO: AFP

New York-Wapres di New York, Kamis, menegaskan berita soal warga negara Indonesia yang menjadi korban masih simpang siur.

"Tentunya kita doakan para korban yang meninggal, tapi soal korban WNI yang meninggal, ini masih simpang siur," kata Wapres M Jusuf Kalla usai shalat Id Adha di Masjid Al-Hikmah di New York, Amerika Serikat.

Wapres M Jusuf Kalla dan rombongan berada di New York Amerika Serikat untuk menghadiri sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa.

JK menjelaskan bahwa sebenarnya pelaksanaan ibadah haji maupun insfrastrukturnya setiap tahun sudah semakin baik. Namun karena jumlah jamaah haji yang datang terus bertambah maka jika terjadi persoalan sedikit saja berakibat fatal.

 Wapres berharap tidak banyak WNI jadi korban dalam musibah Mina tersebut. Pemerintah Indonesia terus menunggu kepastian.

Dalam kesempatan di New York Wapres meminta WNI tetap menjaga persatuan dan bisa menjaga nama baik bangsa Indonesia di mana saja.

Berita sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan informasi yang diterimanya hingga saat ini tercatat dua warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam musibah melempar jumrah di Mina.

"Jadi yang sudah kami terima ada WNI yang menjadi korban yakni atas nama Bapak Hamid Atwitarji dan Ibu Syaisiyah Syahril Abdul Gafar, tapi itu terus kami konfirmasi," kata Menlu Retno Marsudi yang mendampingi Wapres M Jusuf Kalla di New York Amerika Serikat, Kamis (24/9/2015).

Lebih lanjut Retno menegaskan bahwa dua nama WNI tersebut merupakan info yang diterimanya dari Menag Lukman Hakim yang diketahui dari gelang tangan korban.

Terkait info yang beredar sudah ada 52 orang WNI yang menjadi korban, Retno menegaskan hal itu belum bisa dijamin kebenarannya."Soal berita ada 52 orang itu belum dapat dikonfirmasikan kebenarannya," kata Retno.(*)

Editor: Yatti Chahyati

terbaru

300 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Australia

Internasional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:46 WIB

Australia menerima 300 ribu dosis vaksin AstraZeneca pada Minggu (28/2/2021), untuk mempercepat upaya pemerintah dalam m...

Umum - Internasional, 300 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Australia, vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,Australia,Vaksinasi Covid-19 Australia

Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak B...

Internasional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:54 WIB

Sebagian dari hutan hujan Amazon Brazil dijual secara ilegal di Facebook. Beberapa plot yang terdaftar melalui layanan i...

Umum - Internasional, Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak Bola, Hutan Amazon Dijual di Facebook,Hutan Amazon Brazil

RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapa...

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:55 WIB

Bisakah undang-undang yang telah resmi di Australia ini diberlakukan di Indonesia?

Umum - Internasional, RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapan di Indonesia?, facebook,Google,Media,Konten Berita

Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:50 WIB

Pembunuhan yang telah berlangsung pada 28 dan 29 November 2020.

Umum - Internasional, Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea, Pembunuhan Massal,Etiopia

Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:16 WIB

Saat ini, Maroko sebetulnya masih melarang keras produksi dan pemakaian ganja.

Umum - Internasional, Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko, Ganja,Legal,Maroko,keperluan medis,terapeutik

China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 13:46 WIB

Aktivis dan pakar hak asasi manusia mengatakan setidaknya satu juta Muslim ditahan di kamp-kamp di wilayah barat terpenc...

Umum - Internasional, China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur, Muslim Uighur,China

Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 11:45 WIB

Karena wilayah Utara, yang merupakan lokasi Kota Tabuk, sudah terbiasa turun salju.

Umum - Internasional, Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal, salju,Arab Saudi

Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:27 WIB

Jagat media sosial diramaikan dengan salju yang turun di wilayah Tabuk, Arab Saudi belum lama ini. 

Umum - Internasional, Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?, Salju arab,hujan salju arab saudi,salju tabuk arab,tanda kiamat salju di arab,salju,Tanda kiamat,kiamat

artikel terkait

dewanpers