web analytics
  

Ternyata Di Kota Bandung Ada Ratusan Ekor Hewan Kurban Tak Layak dikurbankan

Minggu, 20 September 2015 16:19 WIB
Umum - Regional, Ternyata Di Kota Bandung Ada Ratusan Ekor Hewan Kurban Tak Layak dikurbankan, hewan kurban,  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan , kota bandung

KURBAN: Pedagang hewan kurban sedang memberi pakan kepada hewan ternaknya yang akan dijual untuk kurban. (danny/ayobandung)

Bandung- Sejak dilepas ke lapangan pada Senin(14/9/2015) lalu, Tim Pemeriksa Hewan Kurban bentukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung menemukan ratusan hewan kurban yang tak layak. Kebanyakan hewan kurban yang akan dijual itu tak cukup umur.

Kepala Distan KP Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, data yang dikantongi saat ini adalah hasil penyisiran yang dilakukan sejak Senin (14/9/2015) hingga Jumat (18/9/2015). Selama lima hari, tim sudah memeriksa kesehatan 5.342 ekor hewan kurban.

"Data yang masuk itu dari Senin (14/9/2015) sampai Jumat (18/9/2015). Sudah diperiksa sebanyak 5.342 ekor hewan kurban. Terdiri atas 2.174 ekor sapi dan 3.168 ekor domba," ujar Elly saat ditemui wartawan disela kegiatan Bandung Agri Market (BAM) 2015, di Jln. Cikapundung Timur, Minggu (20/9/2015).

Elly mengungkapkan, dari ribuan hewan yang sudah diperiksa, tim menemukan ada 6 ekor sapi yang tak layak untuk menjadi hewan korban. Sapi itu dinilai belum cukup umur. Pun dengan domba, ditemukan ada 265 ekor yang juga belum cukup umur untuk dijadikan hewan kurban.

"Hewan-hewan ini tidak boleh dijual. Tim sudah meminta kepada pedagang untuk tidak menjualnya. Tim juga tidak memberi kalung sehat," tutur Elly.

Temuan-temuan tersebut, lanjutnya, ada di sejumlah kelurahan di Kota Banduing. Akan tetapi, Elly mengaku tak mengetahui secara pasti lokasi-lokasi penemuan itu.

"Dilokasi dilaporkan ke saya, hanya jumlahnya saja. Tapi catatan ada di kantor, kelurahan mana saja yang dikunjungi (tim)," katanya.(anjani)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Editor Ayobandung.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Yatti Chahyati

artikel terkait

dewanpers